BETANEWS.ID, KUDUS – Setelah diterpa kasus korupsi yang menjerat mantan ketuanya, kini Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kudus resmi memiliki kepungurusan baru. Kepengurusan yang dinahkodai Sulistiyanto dengan masa kerja 2018-2023 itu mengusung semangat, KONI Kudus Sehat dan Berprestasi. Pelantikan pengurus KONI oleh Ketua KONI Jateng, Bona Ventura itu dilaksanakan di Gedung Olahraga Bungkarno Kudus, Senin (5/2/2024).
Usai dilantik, tugas berat pun menanti, sebab selain dituntut menciptakan organisasi yang sehat, mereka juga harus bisa membuat olahraga di Kota Kretek berprestasi dengan anggaran yang minim.
Ketua KONI Kudus Sulistiyanto, mengaku belum mengetahui alokasi anggaran KONI untuk 2024, karena memang belum menghitungnya. Dia pun tak memungkiri untuk bisa berprestasi sesuai target yang diinginkan, semua pasti ada biayanya.
Baca juga: Nahkodai KONI Kudus, Sulistiyanto Targetkan Prestasi Olahraga Masuk Tiga Besar Jateng
“Ibaratnya itu, Jer Basuki Mawa Beya. Segala sesuatu memang butuh biaya,” ujar Sulis.
Upaya terdekat yang akan dilakukan adalah melakukan konsolidasi dengan berbagai pihak, baik pengurus harian maupun pengurus bidang, hingga pengurus kabupaten (pengkab). Agar tak terulang kasus serupa yakni korupsi di tubuh KONI Kudus, Sulis siap untuk melakukan transparansi anggaran.
“Sehingga semuanya nanti bisa sama-sama melakukan evaluasi. Dari evaluasi itu kita berharap muncul beberapa usulan untuk perbaikan KONI Kudus, termasuk prestasi,”bebernya.
Menurutnya, KONI Kudus pernah mempunyai prestasi cukup mentereng di Jawa Tengah, yakni juara tiga Pekan Olahraha Provinsi (Porprov) pada 2018. Memang untuk mencapai prestasi itu lagi butuh perjuangan, apalagi dengan berbagai goncangan yang menerpa KONI Kudus.
“Insyaallah raihan itu bisa tercapai lagi. Namun, memang semua tak ada yang mudah dan instan, sehingga kita perlu sinergi dengan stakeholder yang ada,” tegasnya.
Baca juga: Sulistiyanto Bangun Ulang KONI Kudus Usai Kasus Korupsi yang Jerat Mantan Ketua Imam Triyanto
Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kudus, Harjuna Widada, menyampaikan, agar tak terjadi kasus korupsi lagi, pengurus baru KONI Kudus harus banyak koordinasi, baik dengan Disdikpora, Inspektorat, Kejaksaan, Kepolisian, dan instansi lainnya. Semua demi kemajuan olahraga di Kudus.
“Sementara alokasi anggaran untuk KONI di tahun 2024 kurang lebih sebesar Rp4 miliar,” ujar Harjuna.
Sebagai informasi, anggaran Rp 4 miliar itu bisa dibilang minim, karena pada tahun sebelumnya KONI Kudus dapat anggaran Rp 9 miliar.
Editor: Ahmad Muhlisin

