31 C
Kudus
Senin, Februari 26, 2024

Soal Bansos Jelang Pemilu, Masan: ‘Jangan Disalahgunakan untuk Kepentingan Politik’ 

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Tim Pemenangan Daerah (TPD) Ganjar Pranowo dan Mahfud MD Kabupaten Kudus, Masan, angkat suara terkait pemberian bantuan sosial (Bansos) beras. Menurutnya, bantuan beras itu tidak dari Presiden Jokowi. 

“Bansos itu kan asalnya dari uang rakyat, biar diambil lagi oleh rakyat. Bansos itu memang haknya rakyat, ya, biar diberikan lagi ke rakyat,” ujar Masan saat ditemui usai kegiatan senam Sicita di Lapangan Tanjungkarang, Kecamatan Jati, Minggu (4/2/2024). 

Oleh karena itu, lanjut Masan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus harus menjelaskan asal bantuan beras tersebut kepada masyarakat, serta jangan sampai disalahgunakan untuk kepentingan politik.

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Miskin Ekstrem di Kudus Dapat Bantuan Beras 10 Kilogram

“Makanya bansos beras itu jangan sampai disalahgunakan, agar tak terbangun persepsi ada unsur politisnya,” tegas pria yang juga Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kudus tersebut. 

Disinggung kemungkinan tergerusnya suara Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan paslon Presiden Ganjar-Mahfud di Kudus akibat pembagian Bansos tersebut, Masan tak khawatir, sebab, masyarakat Kudus sudah cerdas. 

Sebagai informasi, beberapa hari lalu Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Muhammad Hasan Chabibie berkeliling tiap kecamatan di Kota Kretek untuk menyalurkan bantuan pangan dari Pemerintah Pusat. 

Jumlah warga yang mendapatkan bansos dari Pemerintah Pusat melalui Badan Pangan Nasional (BAPANAS) itu ada 53.876 jiwa. Bantuan beras 10 kilogram itu akan diberikan selama enam bulan ke depan. 

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER