BETANEWS.ID, SEMARANG – Inovasi Sistem Perpanjangan Buku Mandiri (Simpan Budi) mendapat penghargaan Top 5 kategori Kabupaten/Kota dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Provinsi Jawa Tengah tahun 2023. Penghargaan tersebut diserahkan Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno kepada Pj Bupati Kudus Muhamad Hasan Chabibie di Gedung Gradhika Bakti Praja, Semarang, Selasa (27/2/2023).
Sumarno mengatakan, inovasi merupakan suatu upaya untuk melayani masyarakat agar lebih mudah dan cepat. Dari inovasi tersebut, dapat memberikan nilai cepat, tepat, dan memuaskan masyarakat.
“Kalau berbicara masalah pelayanan publik, kata kuncinya adalah pelayan. Kita sebagai ASN menjadi bagian dari penyelenggaraan negara, artinya kita semua adalah pelayan. Di mana pelayan itu harus melayani dengan baik. Inilah yang kita dorong, bahwa kita mempunyai kewajiban untuk melayani masyarakat dengan berinovasi, sehingga pelayanan bisa diterima baik oleh masyarakat,” ungkapnya.
Baca juga: Retribusi Pasar Tradisional Kudus di 2024 Ditarget Rp15 M, Ini Alasannya
Analis Kebijakan Utama Kementerian PANRB M Imanuddin, menyampaikan, secara nasional Indeks Pelayanan Publik (IPP) di Jawa Tengah adalah 4,11 dan rata-rata IPP untuk kabupaten/kota, semuanya berada di atas rata-rata nasional. Dengan prestasi-prestasi ini tentu tidak diragukan lagi bahwa Jawa Tengah adalah sebuah provinsi yang terdepan di Indonesia.
“Hal tersebut karena adanya tiga faktor, yaitu leadership dari pimpinan menjadi yang utama, kebijakan pimpinan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, dan birokrasi yang mendukung. Mayoritas birokrasi di Jawa Tengah sudah tidak bisa diragukan lagi karena yang menduduki jabatan sesuai dengan kompetensinya, pengalamannya, latar belakangnya, yang terpenting bagaimana sistem yang dibuat,” imbuhnya.
Sementara itu, Pj Bupati Kudus, menegaskan bahwa pada dasarnya, seluruh OPD harus mencetuskan inovasi-inovasi yang dapat mewujudkan pelayanan publik yang semakin baik. Dengan prestasi ini, harapan ke ke depan dapat mendorong munculnya inovasi lainnya.
“Seiring dengan perkembangan zaman, inovasi sangat dibutuhkan terutama berbasis digital. Hal ini guna memberikan pelayanan masyarakat yang semakin cepat, mudah, dan murah,” kata Pj Bupati.
Baca juga: Senangnya Petani Undaan, Harga Gabah Capai Rp1 Juta per Kuintal saat Panen Raya
“Saya menerima penghargaan ini hanya mewakili inisiator yang telah menggagas aplikasi Simpan Budi yang telah menjadi Top 5 KIPP Jateng 2023. Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh OPD yang tidak pernah lelah dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat di Kabupaten Kudus,” ucapnya.
Inovasi Simpan Budi diinisiasi oleh Ninik Mustikawati dari Dinas Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Kudus. Ninik menjelaskan Simpan Budi merupakan aplikasi yang digagas oleh Dinas Arsip dan Perpustakaan karena banyaknya masalah keterlambatan pengembalian buku yang dipinjam oleh anggota perpustakaan.

