31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

147.800 Warga Pati Terima Bantuan Beras Jelang Pemilu 2024

BETANEWS.ID, PATI – Sebanyak 147.800 warga Kabupaten Pati menerima bantuan beras menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan pada Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Pati, Alfianingsih Firmanwigawati, mengatakan, program bantuan beras tersebut bakal berlangsung selama enam bulan. Setiap bulannya, per orang akan mendapatkan 10 kilogram.

”Bantuan Pangan ini berasal dari program Badan Pangan Nasional. Disalurkan selama enam bulan, mulai Januari hingga Juni 2024. Setiap bulan penerima mendapatkan 10 kilogram. Total setiap orang mendapatkan total 60 kilogram,” ujar perempuan yang akrab disapa Fifin melalui WhatsApp, Kamis (1/2/2024).

Ia menyebut, bantuan tahap pertama sudah digelontorkan ke 406 desa dan kelurahan di Kabupaten Pati pada 25 Januari hingga 31 Januari 2024 kemarin. Rencananya, penyaluran tahap kedua bakal dilakukan usai Pemilu 2024.

Baca juga: Puluhan Ribu Warga Miskin Ekstrem di Kudus Dapat Bantuan Beras 10 Kilogram

”Penyaluran 25 sampai 31 Januari. Saat ini 21 kecamatan sudah selesai. Penyalur PT Kantor Pos yang didropping masing-masing desa,” imbuhnya.

Ia mengatakan, bantuan pangan ini atas kerja sama antara Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) dan Kantor Pos Indonesia.

”Data dari Kemenko PKM yang menjalin kerja sama dengan Bapanas. Data didrop ke daerah. Tugas kami, Dinas Ketahanan Pangan melakukan verifikasi data dan melakukan uji kualitas bahan. Keduanya sudah kita lakukan. Untuk Kabupaten Pati, yang mendapatkan bantuan total sekitar 147.800 orang,” ungkapnya.

Baca juga: Petani di Pati Semringah Dapat Diskon Pupuk dari PT Pupuk Indonesia

Menurutnya, data dari Kemenko PKM tersebut dipadukan dengan data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) untuk verifikasi. Data kemiskinan ekstrem di Kabupaten Pati sendiri berjumlah sekitar 10.200 orang.

”Yang menjadi perbandingan dengan P3KE warga miskin ekstrem. Total di Kabupaten Pati 10.200 sekian. Dropping pusat itu 147.800 orang. Jadi jauh lebih tinggi,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER