BETANEWS.ID, PATI – Persipa Pati hanya bisa meraih hasil imbang 0-0 atas tamunya Sulut United saat bertemu pada laga babak play off degradasi Liga 2 di Stadion Joyokusumo pada Minggu (7/1/2024).
Pada laga perdana babak play off ini, sejatinya Persipa memiliki beberapa peluang, namun gagal berbuah gol ke gawang Sulut United.
Baca Juga: Surat Suara Presiden dan DPD Dijadwalkan Tiba di KPU Pati 11 Januari
Pelatih Persipa Jan Saragih menyebut, bahwa kegagalan timnya meraih kemenangan di laga ini akibat kurang beruntung.
Jan Saragih menilai, para pemainnya sudah bermain baik sejak awal. Dari menit ke menit hingga menit akhir terus menciptakan peluang.
Persipa Pati memiliki dua peluang emas yang harusnya dapat berbuah gol. Pada babak pertama, peluang melalui sepakan terukur membentur mistar gawang, sedangkan pada babak kedua ada satu peluang yang hampir saja masuk namun membentur tiang gawang.
“Para pemain banyak menciptakan peluang, kita juga dapat peluang dari free kick, beberapa kali crossing juga,” ujar Jan Saragih.
Namun menurutnya, pemain masih terburu-buru di depan kotak penalti. Sedangkan soal kreasi, katanya peluang pemain cukup bagus.
“Hanya kurang beruntung, kita tidak bisa cetak gol, itu saja kekurangannya,” imbuhya.
Sementara itu, pelatih Sulut United, Jaya Hartono mengaku bersyukur bisa mencuri satu poin dari tuan rumah, hal ini sesuai dengan harapan pemain yang bertekad mengambil poin di laga tandang.
Baca Juga: Sudah Lebih Setahun, Jalan Longsor di Purwokerto Pati Belum Jelas Penanganannya
“Alhamdulillah kami bisa curi poin. Memang tidak gampang main di sini. Kita juga banyak peluang, tim lawan juga banyak peluang. Satu poin ini sangat penting, di dalam babak play off ini setiap poin sangat penting apalagi kita bisa curi poin di kandang lawan,” pungkasnya.
Lebih lanjut pelatih kawakan di Liga Indonesia ini menilai para pemainnya bermain sangat disiplin.
Editor: Haikal Rosyada

