31 C
Kudus
Rabu, Februari 21, 2024

Bupati Demak Buka Suara Soal Penghapusan Retribusi Wisata

BETANEWS.ID, DEMAK – Bupati Demak, Eisti’anah turut buka suara soal penghapusan retribusi wisata di dua objek wisata. Dua objek wisata yang dihapus retribusinya yakni, Makam Sunan Kalijaga dan makam raja-raja Demak.

Ia mengatakan, bahwa hal itu sesuai dengan aturan regulasi baru yang termuat dalam Undang-undang (UU) Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD), dan diturunkan lewat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 12 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD). Sehingga, wilayah yang bukan milik pemerintah kabupaten (pemkab) Demak, tidak diperbolehkan menarik retribusi dari dua objek wisata tersebut dan dikembalikan lagi ke pihak pengelola.

Baca Juga: Partai Hanura Miliki Saldo Terbanyak Dana Kampanye di Demak

“Jadi retribusi yang dimaksud adalah retribusi yang kepemilikan tanah pemkab, kalau masih ranah pemkab itu masih boleh menarik retribusi,” katanya saat ditemui di kantor RSKW Demak, Selasa (16/1/2024).

Meskipun tidak lagi mendapatkan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari dua objek wisata dan uji kelayakan kendaraan bermotor atau KIR, pihaknya akan melakukan berbagai upaya untuk mempertahankan nominal PAD.

“Kita sudah mencari strategi untuk mempertahankan PAD kita, karena kita ketahui bersama semakin waktu itu kita termasuk kabupaten yang menggantungkan dana transfer, sehingga dana transfer semakin tahun berkurang dan kita harus membuat trobosan-trobosan, mungkin cara mendapatkan Dana Insentif Daerah (DID),” jelasnya.

Eisti menegaskan kembali, bahwa PAD 2024 dipastikan aman walaupun tidak ditopang retribusi wisata dan uji KIR.

“Tetap aman, tetapi memang (PAD) tidak bisa mencuat di tahun-tahun sebelumnya,” tergasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata (Dinparta) Demak, Endah Cahyarini menerangkan bahwa untuk menunjang dua objek wisata utama di Kabupaten Demak, pihaknya akan menggeliatkan desa wisata. Sampai saat ini ada 21 desa wisata yang menjadi binaan Dinparta.

“Sekarang yang menjadi konsentrasi dinas pariwisata untuk bisa mengembangkan wisata di Demak, bagaimana bisa membuat wisatawan itu bisa tinggal lama di sini dan menyenangkan sesuai dengan sapta pesona,” terangnya.

Baca Juga: Saldo Laporan Dana Kampanye Dua Parpol di Demak Rp0

Adapun dari seluruh desa wisata yang ada di Demak, didorong untuk membuat paket wisata. Harapannya mampu menarik banyak wisatawan untuk berkunjung ke Demak.

“Memang kita mengintregasikan dan membuat paket-paket wisata yang itu kita tawarkan wisatawan, sehingga mereka tahu setelah Masjid Agung, Makam Sunan Kalijaga masih ada destinasi wisata lain yang dikunjungi, dan itu harus kita garap dengan pelaku wisata yang ada di Demak,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

Sekarwati
Sekarwati
Sekarwati adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di UIN Walisongo Semarang Jurusan Komunikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER