BETANEWS,ID, PATI – Puluhan anak-anak terlihat asyik menyerok ikan ikan di sebuah kolam yang yang berada di lingkungan SMK Farming Pati. Di bagian lain, beberapa anak juga tampak memberi makan domba. Ada pula yang sedang memanen telur ayam dan telur puyuh.
Anak-anak yang masih duduk bangku di sekolah dasar (SD) itu, merupakan peserta didik yang berasal dari berbagai sekolah yang ada di sekitar SMK Farming Pati. Hari itu, mereka sedang mengikuti kegiatan Farming Rewind Experience yang diadakan SMK yang berbasis pertanian dan peternakan tersebut.
Baca Juga: Pemkab Pati Siapkan Peralatan hingga Anggaran untuk Antisipasi Banjir dan Longsor
“Hari ini kita mengajak anak-anak dari sekolah yang ada di sekitar SMK Farming, untuk belajar bersama mengenai pertanian dan peternakan,” ujar Sri Suparti Ngestiningsih, Kepala SMK Farming Pati, Selasa (12/12/2023).
Di tempat tersebut, anak-anak bisa memberi makan domba, memanen telur puyuh maupun ayam, menangkap ikan hingga menanam tanaman sayuran. Di antaranya tomat, cabai hingga seledri.
Kegiatan ini, menurutnya juga sebagai upaya untuk mengenalkan sejak dini kepada anak-anak untuk menyukai dunia pertanian.
Ngestiningsih menyebut, kegiatan seperti ini sudah rutin menjadi agenda tahunan yang digelar SMK Farming yang berada di Jalan Tlogowungu-Bapoh KM 1,5.
“Kegiatan ini merangkum kegiatan pembelajaran selama 2023. Di mana, pencapaiannya ditunjukkan kepada orang tua dan masyarakat melalui Farming Rewind Experience ini,” katanya.
Yang istimewa dari kegiatan tersebut, menurutnya semuanya dikerjakan oleh siswa. Hal ini berbeda dengan tahun sebelumnya, yang melibatkan stake holder atau mitra SMK Farming.
Pada kesempatan itu, katanya juga ada bazar kuliner, paket sembako murah, tanaman hias, bibit tanaman hingga produk-produk peternakan yang ada di SMK Farming.
Baca Juga: KPU Pati Sediakan 5 Ribu Surat Suara untuk Pemungutan Suara Ulang
Sementara itu, Ratna, salah seorang warga yang saat itu ke lokasi Farming Rewind Experience mengaku membeli telur puyuh dan telur ayam.
“Karena telur di sini langsung dari peternakan yang dikelola siswa, jadi kualitasnya lebih bagus. Ini tadi beli dia kilo telur,” sebut Ratna.
Editor: Haikal Rosyada

