Sarung Produk Santri Asal Juwana Pati Populer di Festival Ekraf Kudus

BETANEWS.ID, PATI – Sarung asli Juwana, Pati, menjadi perhatian dalam Festival Ekraf Kudus Fashion Week (KFW) 2023. Produk sarung batik Aljuwani itu, ditampilkan dalam fashion yang konvensional maupun modern.

Owner Sarung Aljuwani, Mohammad Sutomo, menjelaskan, dalam kesempatan itu, Aljuwani official menampilkan delapan koleksi, mulai sarung batik bakaran dengan atasan baju muslim, hingga sarung batik bakaran dan sarung seri Nusantara berpadu atasan kasual, jas formal, dan kebaya.

Hampir semua setelan busana berbasis kekayaan budaya lokal Batik Bakaran, menurutnya dikemas dalam konsep kekinian. Selain itu, juga menyimpan nilai filosofi mendalam.

-Advertisement-

Baca juga: Mukena Putri Dania Asal Solo Ini Sudah Tembus Pasar Asia Tenggara Lho, Segini Harganya

“Kami termotivasi ambil bagian dalam event fashion besar itu dengan membawa konsep dan produk yang dapat diandalkan. Menampilkan fashion dengan gaya yang elegan religi khas santri,  namun tetap mempertahankan budaya sebagai kekuatan,” jelasnya.

Festival Ekraf Kudus Fashion Week (KFW) 2023 yang digelar di Alun-Alun Kudus, akhir pekan lalu merupakan rangkaian peringatan Haul ke-3 Habib Ja’far Al Kaff. Selain Muslim Fashion Show juga ada pameran UMKM, termasuk Dream Wedding Festival. Semuanya merupakan brand lokal Kudus dan sekitarnya.

Pengusaha santri ini mengatakan, Aljuwani menjadi salah satu brand lokal dari luar Kudus yang mendapat antusias besar dalam event tersebut. Pihaknya menonjolkan kekayaan budaya lokal yang mampu bersaing dalam pasar nasional. 

Bahkan, lanjut dia, dari 16 brand yang membuka stand maupun tampil dalam Muslim Fashion Show, hanya produknya yang lahir dari pengusaha santri. Penghafal Al-Qur’an ini pernah mengenyam pendidikan pesantren di Kudus.

Dalam kesempatan itu, koleksi Aljuwani yang ditampilkan, yakni sarung batik bakaran motif parang kenanga dipadu jas dengan ikat kepala. Itu terinpirasi dari tampilan pahlawan zaman dahulu.

Ada juga koleksi sarung Aljuwani seri nusantara motif kawung dipadu jas dengan peci rajut yang terinpirasi dari para saudagar santri. Termasuk sarung batik bakaran dengan tampilan kaus dan jaket kekinian khas pemuda milenial.

Baca juga: Sarung Batik Al Juwani, Produk Lokal Tembus Pasar Internasional

Selanjutnya, koleksi sarung Aljuwani seri nusantara warna putih dipadu outer Aljuwani yang terinpirasi santri dan muballig kekinian. Ada pula peragawati yang menampilkan sarung batik Aljuwani putri dengan atasan kebaya kutu baru. Itu yang ternpirasi oleh gaya era 1980-an namun tetap tampil modis dan anggun.

“Penampilan penutup kami turunkan koleksi sarung Aljuwani seri utomo yang dipadupadankan dengan kemeja koko batik Aljuwani. Fashion ini terlihat gagah dan berwibawa khas santri kudus,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER