Mengenal Tjong Young GCA, Orkes Keroncong dari Demak

BETANEWS.ID, DEMAK – Malam itu, sebelas pemain musik keroncong terlihat asik membawakan lagu Jawa berjudul ‘Gundul-gundul Pacul’ menggunakan alat musik ukulele cak, cuk dan celo yang menjadi identik dari keroncongan.

Orkes keroncong itu bernama Tjong Young GCA yang berasal dari Kabupaten Demak. Kemunculan orkes keroncong ini tidak terlepas dari peran sosok Prilastono Nugroho (57).

Baca Juga: Persiapan Gereja Kristen Jawa Demak dalam Menyambut Natal

-Advertisement-

Tono mulai membentuk grup musik keroncong pada tahun 2007. Dulu bernama Gitar Citra Alam (GCA) beranggotakan sepuluh pemain musik, kemudian di tahun 2014, grup musik itu berganti nama menjadi Tjong Young GCA.

“Tjong Young itu berasal dari kata ‘tjong’ yang berarti keroncong dan ‘young’ bermakna anak muda. Sedangkan GCA itu gitar citra alam dari generasi kedua, ” katanya, Rabu (21/12/2023).

Tak banyak perbedaan dari grup keroncong lainnya, hanya saja Tono mencoba mengemas Tjong Young GCA lebih modern yang disesuaikan dengan selera musik anak muda. Salah satunya dengan menambahkan bunyian drum dan terompet dalam aransemen lagunya.

“Saya tampilkan lagu-lagu pop karena kalau klasikan saja pasti pada lari. Cuman saya tekankan pada Tjong Young tetap harus belajar pakemnya dulu karena kami ingin dikatakan seni profesional,” ujarnya.

Banyak cerita menarik yang tersimpan dalam perjalanan Tjong Young GCA bisa terkenal sampai sekarang. Menurut Tono, kesan yang paling menarik saat grup musiknya dapat mengundang tokoh keroncong nasional legendaris Waldjinah dalam acara pementasannya.

Baca Juga: Sejarah Berdirinya Gereja Kristen Jawa di Demak, Ada Sejak 1950an

“Ketika pergerakan kita semakin berkembang ternyata dilihat Bu Waldjinah, terus saya buat acara keroncong bersama pada bulan Mei 2011,” terangnya.

Demi menghidupkan musik keroncong di Demak, sebagian kalangan remaja SMA mulai dilibatkan dalam kegiatannya. Ia berharap kedepannya Tjong Young GCA dapat terus dilanjutkan hingga melahirkan generasi baru.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER