Kuliner Nusantara hingga Tarian Daerah Ramaikan Abu Bakar Fair

BETANEWS.ID, PATI – Belasan stand kuliner dari berbagai daerah di Nusantara berjajar di area sekolah di bawah naungan Abu Bakar Grup Pati. Stand itu dihias sedemikian rupa menyesuaikan asal daerah, di antaranya, Aceh, Palembang, Sumatera Barat, Yogyakarta, Jakarta hingga Papua.

Stand tersebut dijaga oleh perwakilan siswa dari masing-masing kelas. Pengunjung pun tampak antusias membeli aneka jajanan itu sesuai selera mereka.

Baca Juga: Fondasi Jembatan Menuju Makam Syekh Jangkung Ambrol, Satu Kios Terjun ke Sungai

-Advertisement-

Sementara di bagian lain, tampak di atas panggung beberapa siswa menampilkan tarian tradisional dari berbagai daerah yang ada di Indonesia.

Dua hal itu merupakan bagian dari kegiatan Abu Bakar Fair yang diselenggarakan di lingkungan sekolah SDIT Abu Bakar Ash Shidiq dan SMPIT Insan Mulia, yang merupakan bagian dari Abu Bakar Grup. Tak cuma itu, anak-anak dari TPA IT, KBIT serta PPTQ juga turut memeriahkan acara tersebut.

Ketua Panitia Abu Bakar Fair, Ismah Fatkhawati mengatakan, Abu Bakar Fair tersebut merupakan dalam rangka implementasi Kurikulum Merdeka.

“Adapun rangkaian acara yang digelar mulai dari peragaan busana daerah, ikon daerah, kuliner jajanan nusantara, pagelaran tari, fashion show, gelar karya, pencak silat, menyanyi dan market day, ” ujarnya, Kamis (14/12/2023).

Pada kesempatan itu, terlihat kolaborasi yang begitu apik dari para siswa bersama guru dan wali murid demi memeriahkan kegiatan tersebut.

Secara garis besar katanya, Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau yang akrab disebut P5 ini adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu yang bertujuan untuk penguatan nilai-nilai profil pelajar Pancasila.

Ismah menyampaikan, P5 ini dalam setahun memang digelar sebanyak tiga kali dengan tiga tema berbeda. Dan pada kesempatan kali ini tema yang diusung ialah “Ragam Pesona Nusantara”.

“Dalam tema ini terdapat sebanyak 12 provinsi yang ditampilkan. Mulai dari tarian adat, baju daerah, makanan khas daerah serta ikon dari provinsi tersebut. Pertunjukkan provinsi tersebut sesuai dengan pilihan dari anak – anak. Sedangkan guru hanya memberikan arahan saja,” ungkapnya.

Sugiyati menilai, anak – anak sangat antusias dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan ini. Terlebih, mereka sangat bersemangat apabila mengikuti kegiatan di luar kelas.

“Jadi P5 ini ditutup dengan festival nusantara dan gelar karya oleh anak – anak. Kami berharap, mereka mampu mengenal lebih dalam khas dari provinsi yang ada meskipun yang ditampilkan hanya 12 saja. Termasuk makanan dan segala sesuatunya,” jelasnya.

Sementara, Pj Kurikulum, Hartami menambahkan, anak – anak PAUD pun turut berpartisipasi dalam Abu Bakar Fair tersebut dengan mengambil tema kesenian lokal berupa batik. Anak – anak bebas menggunakan batik sebagai bentuk mengekspresikan diri yang kemudian ditampilkan dalam fashion show.

“Tujuan kegiatan ini ialah untuk mengenalkan budaya khas daerah dan bahwasanya batik merupakan budaya khas Indonesia. Bahkan anak – anak dilibatkan langsung dalam pembuatannya. Selain itu, mereka juga kita ajarkan untuk melestarikan lingkungan,” paparnya.

Baca Juga: SMK Farming Pati Siapkan SDM Mandiri di Bidang Pertanian dan Peternakan

Hartami menyampaikan, pada kesempatan itu, anak – anak secara langsung juga dilatih untuk bekerjasama dengan temannya sebab dalam pembuatan batik, mereka melaksanakannya secara berkelompok.

“Kami harapkan mereka bangga berbusana batik dan mengenal macam – macam motif batik,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER