BETANEWS.ID, KUDUS – Beberapa pembeli terlihat sedang menunggu dua orang pria menyiapkan takoyaki di outlet warna merah di Jalan Mayor Kusmanto, Desa Pedawang, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus. Dua orang itu terlihat begitu cekatan memasak kuliner khas Jepang itu. Salah satu pria itu adalah Bima (22), Owner Yama Takoyaki.
Di sela-sela melayani pembeli, Bima bersedia menjelaskan usaha kuliner yang awalnya buka di rumahnya selama enam bulan itu. Dalam ceritanya, untuk memulai usaha itu, ia hanya bermodalkan belajar otodidak selama tiga bulan.

“Dulu awalnya jualan di rumah selama enam bulan, kemudian di sini baru berjalan sekitar satu bulan. Alhamdulillah, pembelinya ramai karena tempatnya yang strategis,” jelasnya saat ditemui pada hari Sabtu, 04/11/2023.
Baca juga: Meski Harganya Cuma Rp10 Ribu, tapi Soto Ayam di Warung Ibu Atik Ini Selalu Bikin Nagih
Menurutnya, selama membuka usaha tidak ada kesulitan yang berarti. Hanya saja, ia merasa kewalahan karena banyaknya pesanan pembeli. Sebab, ia hanya dibantu oleh satu karyawan. Ramainya outlet itu membuatnya bisa meraup omzet hingga Rp500 ribu sehari.
“Biasanya, kalau ramai ketika habis magrib,” tambah anak terakhir di keluarganya itu.
Bagaimana tidak ramai, jika Takoyaki itu dijual hanya dengan harga Rp5 ribu dengan isi empat biji. Takoyaki hanya punya satu varian isi yaitu sosis atau bakso. Bima mengungkapkan belum berani memberikan isian gurita karena harganya yang mahal.
Untuk mencicipi jajanan ini, bisa datang ke Outlet Yama Takoyaki yang buka setiap hari mulai pukul 09.00-20.00 WIB. Saat ini, Bima sedang mengurus usahanya untuk mendaftar ke GrabFood.
Editor: Ahmad Muhlisin

