4 Rektor Perguruan Tinggi di Kudus Siap dengan Pelaksanaan Kampanye di Kampus

BETANEWS.ID, KUDUS – Univeristas Muria Kudus (UMK) dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kudus menggelar Forum Rektor jelang pemilu 2024, Rabu (22/11/2023). Acara ini untuk menyikapi perubahan aturan diperbolehkannya berkampanye di kampus.

Digelar di ruang seminar Gedung J Lantai V UMK, kegiatan tersebut dihadiri empat rektor perguruan tinggi ternama di Kudus, yaitu Rektor UMK, Darsono; Rektor Universitas Muhammadiyah Kudus (UMKU), Edy Soesanto; Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus yang diwakili WR II, Ahmad Supriyadi; dan Rektor Itekes Cendikia Utama, Setyo Budi.

Baca juga: Inilah Lokasi yang Tak Boleh Dipasangi APK Caleg, Kamu Bisa Ikut Awasi

-Advertisement-

Dalam forum itu, para pimpinan perguruan tinggi negeri atau swasta di Kudus sangat mendukung pelaksanaan kampanye yang diperbolehkan di kampus. Pada forum rektor ini juga diteken pakta integritas menyikapi tahapan Pemilu 2024.

Rektor UMK, Darsono, mengatakan, forum rektor ini menjadi bentuk kesiapan kampus menyikapi terbitnya Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) nomor 20  tahun 2023 salah satunya yakni kampanye yang diperbolehkan di perguruan tinggi. Apalagi, ketika aturan dalam PKPU tersebut dijalankan, tentunya akan memberikan pendidikan politik bagi mahasiswa.

“Kami sebagai pimpinan perguruan tinggi siap untuk menyongsong tahun politik dengan baik. Ini akan jadi pendidikan politik bagi mahasiswa, dan mahasiswa juga bisa mengkritisi visi dan misi dari calon pemimpin mendatang,” kata Darsono.

Baca juga: Harapan Sedulur Sikep pada Presiden Terpilih: ‘Kami Juga Ingin Diperhatikan Seperti Agama Lain’

Ia menambahkan, tentunya pelaksanaan kampanye itu tetap mengedepankan ciri khas masing-masing kampus. Netralitascivitas akademiki juga tetap dipegang teguh, tapi dengan tetap memberi ruang bagi kegiatan kampanye di lingkungan kampus sejalan dengan peraturan perundang-undangan yang ada.

“Dengan regulasi yang ada kita buktikan bersama-sama untuk ikut berpartisipasi dalam demokrasi,” ujarnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER