BETANEWS.ID, KUDUS – Manajemen Persiku yang dikelola oleh Suporter Macan Muria (SMM) memulai open donasi. Penggalangan dana ini ditujukan kepada masyarakat Kudus yang peduli terhadap klub berjuluk Macan Muria itu.
Poster open donasi Persiku Kudus 2023 tersebut sudah dishare di media sosial SMM dengan semangat Sengkuyung Bareng. Di dalamnya juga tercantum nomor rekening Bank BRI: 340901039280533 atas nama Persiku.
Manajer Persiku sekaligus ketua SMM, Mochammad Ilham Akbar, mengatakan, open donasi dibuka sejak Selasa (10/10/2023) dan akan berlangsung sampai bergulirnya kompetisi Liga 3 Zona Jawa Tengah. Sementara open donasi tersebut sifatnya sukarela.
Baca juga: Alasan Suporter Nekat Nahkodai Persiku Meski Saldo Anggaran Rp 0
“Namun, kita tetap ada target di open donasi tersebut. Target kita bisa memback-up untuk gaji pemain dan pelatih, kurang lebih sebesar Rp40 juta per pertandingan,” ujar Ilham saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (11/10/2023).
Ilham mengungkapkan, open donasi untuk Persiku memang menggunakan nomor rekening klub. Hal itu untuk menjaga tranparansi dana, lantaran uang yang terkumpul nantinya dari banyak orang.
“Rekening itu kan tujuannya untuk menampung biar transparan. Namanya membawa uang orang banyak itu biasanya ada berbagai macam omongan. Makanya kita pakai rekening atas nama Persiku,” bebernya.
Dia mengaku tak mematok nominal donasi dari masyarakat luas. Sementara, untuk anggota suporter Persiku yang loyal nantinya iurannya Rp100 ribu per laga.
Baca juga: Siap Ambil Alih Persiku, Anggota SMM Akan Iuran untuk Hidupi Persiku
“Biasanya di tribun utara itu bisa menampung kurang lebih 2.500 seporter loyal. Iuran Rp100 ribu per laga itu nantinya, sudah dapat komplentari tiket masuk juga. Jadi Sebanding lah,” ungkapnya.
Selain itu, pihaknya juga akan segera mencari sponsor untuk Persiku. Kemungkinan, pekan depan ia akan segera bertemu beberapa perusahaan di Kudus dan memintanya untuk jadi sponsor Persiku.
“Harapannya nanti ada perusahaan yang bersedia jadi sponsor Persiku. Entah itu perusahaan rokok atau perusahaan lainnya, di Kudus,” harap Ilham.
Editor: Ahmad Muhlisin

