Ia pun menyampaikan, kepeduliannya terhadap Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) merupakan bentuk memanusiakan manusia. Sebab, ODGJ yang dianggap sebelah mata, menurutnya juga perlu mendapatkan sentuhan.
“Terkait dengan ODGJ, sebenarnya kita kembali ke sosial lagi. Jadi namanya manusia, tentunya di situ saya sampaiakan ke dulur-dulur dan teman-teman untuk memanusiakan manusia. Karena sebenarnya ODGJ juga manusia, ODGJ butuh sentuhan. Bukan hanya disentuh tapi sentuhan dari hati, “ ujar Serma Endro, Kamis (5/10/2023).
Dirinya menyebut, sebenarnya ia sudah lama melakukan kegiatan sosial untuk ODGJ. Yakni sekitar 7 atau 8 tahun lalu. Namun, memang ketika itu belum diupload ke Youtube atau dishare media sosial lainnya.
Baca juga: Kisah Agus Salim, Abdikan Hidup Merehabilitasi ODGJ di Yayasan Jalma Sehat
“Maaf, memang kemarin itu ada beberapa yang kita share. Ini bukan untuk pamer atau apa. Kalau ada yang komen bahwa ini ikut-ikutan Sinahu Hurip, ya nggak papa. Sebenarnya boleh dikatakan ikut-ikutan, tapi selama di jalan baik, ibaratnya menolong, lakukanlah. Jangan menunggu-nunggu besok,” ungkapnya.
Meski dalam beberapa kesempatan ia blusukan untuk melakukan aksi sosial, namun, hal itu dipastikan tidak mengganggu tugas dan tanggung jawabnya sebagai prajurit TNI.
“Tugas dan tangggung jawab memang harus kita lakukan. Selain tugas pokok, kita di intansi juga hal- hal yang demikian perlu sentuhan. Saya yakin dan percaya, ini merupakna apresiasi dari pimpinan pimpinan saya, bahwa kita tidak hanya melakukan pokok saja, tapi ODGJ dan lain sebagainya ini, adalah tugas tambahan, tugas sosial, tugas mulia membantu masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, respon masyarakat terkait kepeduliannya terhadap ODGJ itu sangat baik. Bahkan, setelah dirinya mengunggah ke media sosial, akhirnya banyak warga mengerti dan peduli. Ada yang ikut memberi baju ganti, memberi makanan ataupun minuman.
“Alhamdulillah saya ucapkan syukur, ternyata warga sekitar itu masih peduli, “ pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

