BETANEWS.ID, JEPARA – Estafet serah terima kirab pemilu tahun 2024 yang membawa bendera merah putih, bendera Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jepara, serta 18 bendera partai politik peserta Pemilu telah sampai di Kabupaten Jepara, Sabtu (7/10/2023).
Rombongan estafet kirab pemilu yang terdiri dari pasukan marching band, Paskibraka, serta 100 perwakilan anggota partai politik berjalan kaki dari Tugu Kartini menuju Pendopo Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Pemkab Jepara Kesulitan Cari Ganti PNS yang Pensiun
Ketua KPU Kabupaten Jepara, Subchan Zuhri mengatakan bahwa KPU Kabupaten Jepara menerima estafet kirab pemilu dari KPU Kabupaten Grobogan. Estafet kirab pemilu sebelumnya telah sampai di Kabupaten Grobogan pada tanggal 1 Oktober 2023.
Estafet kirab pemilu tersebut menurutnya akan berada di Kabupaten Jepara selama satu minggu ke depan. Kemudian pada tanggal 13 Oktober 2023 nanti, dari Kabupaten Jepara estafet kirab pemilu akan diteruskan ke Kabupaten Kendal.
“Hari ini kita menerima estafet kirab pemilu tahun 2024 dimana kami menerima kirab pemilu dari Kabupaten Grobogan. Kirab pemilu ini sebelumnya sudah diluncurkan oleh KPU RI satu tahun menjelang pemilu, pada 14 Februari 2023 kemarin,” katanya usai prosesi penerimaan estafet kirab pemilu di Pendopo Kabupaten Jepara, Sabtu (7/10/2023).
Estafet kirab pemilu, lanjutnya selain untuk mensosialisasikan pelaksanaan pemilu kepada masyarakat juga sekaligus diadakan Deklarasi Damai dari seluruh peserta pemilu, pelaksana pemilu yaitu KPU dan Bawaslu, serta jajaran Forkopimda yang ada di Kabupaten Jepara.
Baca Juga: Harga Beras di Jepara Tak Kunjung Turun
Dalam deklarasi damai tersebut menurutnya ingin menyampaikan pesan bahwa pelaksanaan pemilu nantinya harus benar-benar menjadi pesta demokrasi yang membawa kedamaian di masyarakat.
“Penerimaan kirab kali ini juga kita kemas dengan deklarasi damai yang kita sampaikan kepada peserta pemilu khususnya serta seluruh pemangku kepentingan agar dapat benar-benar mewujudkan pemilu yang aman, damai dan tertib, serta dapat memajukan kehidupan bagi bangsa dan negara,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

