31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Embung Tondokerto Kering Kerontang, Ratusan Rumah di Jakenan Alami Krisis Air Bersih

BETANEWS.ID, PATI – Seorang warga tampak mengais sisa air yang berada di Embung Tondokerto,  Kecamatan Jakenan, Pati. Embung yang dibuat 2010 silam itu pun hanya terlihat dasar tanahnya dengan kondisi sudah retak-retak karena kekeringan.

Embung yang memiliki kapasitas sekitar 25 ribu meter kubik tersebut digunakan warga untuk kebutuhan sehari-hari, seperti diolah untuk memenuhi kebutuhan minum dan kebutuhan lain. 

Perangkat Desa Tondokerto, Mulyono, mengatakan, daerahnya saat ini sedang dilanda kekeringan. Apalagi embung untuk mengaliri 400 rumah warga itu sedang kering kerontang.

-Advertisement-

Baca juga: Pati Darurat Kekeringan, 70 Desa Terdampak

“Memang di Desa Tondokerto lagi kekurangan air, pasukan air bersih sangat kurang sekali. Embungnya juga tidak ada airnya mulai dari dua bulan terakhir,” ujarnya, Kamis (5/10/2023).

Mulyono mengatakan, kondisi kekeringan saat ini lebih parah dibandingkan 2022 lalu. Sebab, embung bantuan dari Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana itu tidak mengalami kekeringan pada saat itu.

“Tahun kemarin cukup, karena dipacu musim kemarau kemarin tidak begitu lama. Ini musim lama, panasnya luar biasa, sehingga air di embung ini cepat hilang, cepat kurang, biasanya mulai April sampai Agustus itu airnya cukup,” ungkapnya.

Dia pun berharap, ke depan agar ada bantuan seperti memperdalam embung untuk mengantisipasi kekeringan.

Baca juga: 100 Ton Beras Bakal Dibagikan ke Warga Pati yang Terdampak Kekeringan

“Harapan saya untuk mengantisipasi kelangkaan air, satu di antaranya bantuan boleh lumayan cukup, untuk antisipasi musim penghujan tiba, mohon embung ini, kontruksinya ditambah atau dalamnya, debit dengan kebutuhan belum maksimal,” ucapnya.

Babinsa Desa Tondokerto, Koramil 05 Jakenan, Sertu Sudadi, juga berharap ada bantuan penambahan embung di wilayahnya, sehingga saat musim kemarau tidak ada kekeringan.

“Kapasitas airnya memang kurang memadahi satu desa, harapan kalau bisa pendalaman air biar nanti seandainya kemarau panjang tidak susah,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER