BETANEWS.ID, KUDUS – Sebanyak 45 desa di Kabupaten Kudus ditetapkan sebagai desa pintar atau smart village, pada awal tahun 2023. Smart village ditetapkan oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Dengan menyandang smart village, desa diharapkan mampu mengembangkan potensi dalam mempercepat pembangunan.
Hal itu diungkap Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Kudus, Lilik Ngesti Widiasuryani. Di mengatakan, dengan ditetapkannya desa menjadi smart village, desa mengetahui potensi dan cara mengembangkannya.
“Paling tidak dari profilnya, desa bisa tahu potensi masing-masing. Jika desa tahu potensi yang dimiliki, maka akan tahu bagaimana mengembangkan potensi yang dimilikinya tersebut,” ujar perempuan yang akrab disapa Lilik, kepada Betanews.id di ruang kerjanya belum lama ini.
Baca juga: 45 Desa di Kudus Dapat Predikat Smart Village, Ini Kriterianya
Lebih lanjut Lilik mengatakan, tak hanya mengetahui potensinya, ditetapkannya desa sebagai smart village akan menjadikan desa mengetahui atau mampu menemukan persoalan-persoalan yang di hadapi di desa terebut.
“Setelah persoalan-persoalan tersebut dapat ditemukan dan diidentifikasi, tentu solusi bisa dirancang dan diterapkan. Dengan begitu, persoalan tersebut akan terselesaikan,” bebernya.
Lilik menambahkan, Kabupaten Kudus juga sudah ditetapkan sebagai smart city atau kota pintar. Dengan ditetapkannya 45 desa di Kudus ini sebagai smart village berarti ke depan tidak hanya kotanya yang pintar, tapi juga desanya.
“Harapan kami ke depan, desanya pintar, karena kotanya juga sudah menyandang predikat sebagai kota pintar,” imbuh Lilik.
Baca juga: Lomba Desa Diharapkan Bisa Maksimalkan Potensi Agar Bisa Jadi Desa Mandiri
Dia mengatakan, 45 desa yang ditetapkan sebagai smart village tersebar merata di sembilan kecamatan di Kabupaten Kudus. Jadi di setiap kecamatan ada perwakilan desa sebagai desa pintar.
“Harapannya 45 desa itu bisa menjadi pemicu desa lainnya untuk terus berbenah. Dan apabila tahun depan program ini masih ada, semoga jumlah desa yang ditetapkan sebagai smart village di Kudus bisa bertambah,” harap Lilik.
Editor: Suwoko

