Unik dan Banyak Pilihan, Origoni Bisa Jual Ratusan Peci Goni dalam Sehari

BETANEWS.ID, KUDUS – Hasan Munawir tampak ramah melayani pengunjung yang datang silih berganti di stan Expo Ekonomi Kreatif (Ekraf) 2023 di Alun-Alun Kudus. Di tempatnya itu, berbagai produk dari karung goni ia pamerkan, mulai dari peci, topi, hingga rompi.

Produk dari karung goni memang sedang banyak digandrungi dalam beberapa tahun ini. Bahkan menurut Hasan, pecinya tergolong laris manis dengan penjualan mencapai ratusan sehari.

“Untuk penjualan relatif ya, antara sekitar 100-200 peci dalam satu hari. Kalau bulan puasa bahkan bisa menjual hingga ribuan dalam sehari,” kata pria berusia 28 tahun tersebut, Sabtu (9/9/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Expo Ekraf 2023 Jadi Sarana Promosi Origoni, Produk Berkelas dari Goni Bekas

Di produk dengan brand Origoni itu, Hasan menonjolkan sisi unik dan keragaman produk. Sehingga, para pembeli bisa memilih sesuai dengan keinginan atau kesukaannya masing-masing. Produk itu meliputi peci goni, songkok goni, topi goni, tas goni, rompi goni, hingga lukisan goni.

“Untuk harga peci biasa hingga rompi mulai Rp20 ribu sampai Rp25 ribu. Kami juga memproduksi peci dengan kualitas premium yang berbahan goni juga, dengan harga Rp45 ribu,” rincinya.

Untuk mengenalkan produknya, Hasan selama ini melakukan pemasaran secara offline dan online. Namun, sebagian besar penjualannya masih bergantung di online yang jangkauannya begitu luas.

Baca juga: Sedang Digemari, Peci Karung Goni di MWT Brand Ini Kirim Hingga Korea Selatan

“60 persen pemasaran dari online, sisanya lagi baru penjualan secara offline. Biasanya kalau offline itu dibeli toko di area wisata religi (makam wali). Sedangkan untuk online ada banyak, seperti Facebook, TikTok, Shoope, dan sebagainya,” ungkap Warag Desa Jurang RT 1 RW 3, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus itu.

Hasan menambahkan, usahanya kini berkembang pesat dari awalnya produksi sendiri, kini ia sudah memiliki 11 karyawan. Rinciannya, 4 orang pekerja harian, sedangkan sisanya lagi sebagai penjahit produk yang dimiliki.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER