31 C
Kudus
Kamis, Februari 29, 2024

Pesisir Pantai Legon Pinggir Karimunjawa Tercemar Limbah Tambak Udang

BETANEWS.ID, JEPARA – Pesisir Pantai Legon Pinggir yang berada di Dusun Mrican, Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa banyak dipenuhi lumut. Air laut yang berada di pantai tersebut juga terlihat berminyak dengan warna hitam layaknya oli serta berbusa. Saat disatukan, limbah tersebut kemudian membentuk gumpalan berwarna hitam.

Berdasarkan pantauan di lokasi, limbah yang berada di pantai tersebut memiliki bentuk dan warna yang sama dengan limbah yang berada di bekas lahan tambak udang yang sudah tidak beroperasi, seperti tambak udang yang berada di Dusun Mrican, Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa.

Kondisi Pantai Legon Pinggir Karimunjawa yang tercemar limbah tambak udang. Foto: Umi Nurfaizah

Limbah dari tambak yang sudah tidak beroperasi kurang lebih selama setengah tahun tersebut ada yang sudah mengering dan ada yang masih berada di kubangan air. Saat mengering, limbah tersebut menggumpal dengan warna yang cenderung hitam.

Baca juga: Duh, Petambak Udang Karimunjawa Ternyata Babat Hutan Mangrove untuk Jalur Pipa

Namun yang masih berada di kubangan air, yang berada di dasar, bentuknya menggumpal dengan warna merah bata, kemudian yang naik ke atas permukaan berwarna hijau Lumut.

Limbah dari tambak tersebut juga ikut mencemari sumur warga yang berada tidak jauh dari lokasi tambak. Saat air dari sumur tersebut diendapkan, terdapat gumpalan warna merah bata seperti endapan yang berada di lokasi tambak.

Aroma yang ditimbulkan saat berada di lokasi tambak juga sama dengan aroma yang ada di lokasi matinya lahan hutan mangrove di Dusun/Desa Kemujan, Kecamatan Karimunjawa.

Aktivis Lingkar Juang Karimunjawa, Eko Hartanto, menjelaskan, limbah tambak udang tersebut menyebabkan pencemaran di area laut, karena para pengusaha tambak tidak mengolah terlebih dahulu limbah yang dihasilkan, namun langsung dialirkan menuju laut.

Baca juga: Pesisir Karimunjawa Rusak, Ternyata Ini Penyebabnya

Selain menyebabkan pencemaran, pengerukan bibir pantai untuk dijadikan sebagai jalur pipa menuju tambak juga menyebabkan terumbu karang yang berada di sekitar lokasi tambak jadi mati.

“Batu-batu karang ini kan pada mati, termasuk ikan-ikan yang biasanya ada di dekat bibir pantai sekarang sudah tidak ada. Dulu mau nyari kerang, kepiting di dekat pantai masih bisa. Sekarang sudah tidak ada,” katanya, Sabtu (23/9/2023).

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER