BETANEWS.ID, PATI – Ketua Nasional Paralympic Comitte Indonesia (NPCI) Pati, Suratno meminta kepada Pemerintah Daerah (Pemda) Pati, agar atlet yang meraih medali pada ajang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) Jawa Tengah, nantinya bisa disamakan dengan peraih medali pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jateng 2023.
Ia meminta bonus untuk atlet penyandang disabilitas dengan atlet Porprov Jateng tidak ada pembedaan. Untuk itu, ia mendorong agar nantinya hal itu bisa terealisasi.
Baca Juga: Petani Bawang Merah di Pati Babak Belur; Harga Anjlok Sejak Juli, Kini Tinggal Rp10-11 Ribu Sekilo
“Makanya kami mendorong Pak Pj Bupati agar bonus untuk atlet nanti bisa disamakan. Ya harus ya sebenarnya, jangan ada perbedaan, ” ujarnya, usai pelepasan atlet Peparprov Jateng 2023, Jumat (8/9/2023).
Ia mengatakan, atlet yang akan mewakili Pati dalam ajang olah raga tingkat provinsi yang akan dimulai pada Sabtu (9/9/2023) besok itu, sebanyak 38 orang.
Dari 38 atlet itu, nantinya akan mengikuti sembilan cabang olah raga (cabor) dari sepuluh cabor yang dipertandingkan. Yakni, angkat berat, atletik, boccia, bulu tangkis, catur, judo tunanetra, goalball, panahan, renang dan tenis meja.
Suratno menyebut, dalam ajang Peparprov Jateng 2023 nanti, ia menargetkan 10 medali. Sedangkan untuk cabor unggulan yakni tenis meja dan angkat berat.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda, Olah Raga dan Pariwisata (Dinporapar) Pati, Rekso Suhartono mengatakan, terkait dengan bonus masih perlu ada pembicaraan lebih lanjut dengan Pj Bupati Pati.
Baca Juga: Unit Usaha BUMDesma Pati Ternyata Tidak Sesuai Rencana Awal
“Peru ada pembicaraan lebih lanjut mengenai bonus atlet ini. Karena dana di NPCI cukup terbatas,” ungkapnya.
Ia menyebut, bonus untuk atlet peraih medali Peparprov Jateng nantinya akan tetap diberikan. Namun begitu, untuk nominalnya, pihaknya belum bisa menjanjikan berapa besarannya.
Editor: Haikal Rosyada

