31 C
Kudus
Minggu, Juli 21, 2024

Istimewa, Novel Sang Tandak Diluncurkan Bertepatan Ultah Sang Penulis

Lantunan lagu berjudul Nelayan dan Ikan, yang dibawakan Giwang Topo berkolaborasi dengan Untung Basuki menyambut para tamu undangan yang hadir di acara Peluncuran dan Bincang Buku Sang Tandak, Rabu (27/9/2023). Satu demi satu para tamu yang hadir di acara Forum Kamis Legen (Kalen) datang dan duduk di kursi yang telah disiapkan.

Hadir dalam acara yang digelar di Sidji Coffee, belakang gedung DPRD Kudus itu antara lain, Penjabat (Pj) Bupati Kudus, Bergas C Penanggungan, Kepala Dinas Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Mutrikah dan Ketua STAI Sekh Jangkung, Edy Supratno.

Selain itu juga dihadiri sejumlah pegiat seni, sastra dan budaya serta komunitas, mulai dari komunitas bloger hingga youtuber pun ikut memeriahkan acara tersebut.

-Advertisement-

Baca juga: Novel Sang Tandak Karya Prayitno Resmi Diluncurkan

Waktu menunjukan pukul 20.00 WIB, Penjabat Bupati yang akrab disapa Bergas itu pun maju ke depan untuk meluncurkan buku Sang Tandak. Tepuk tangan meriah terdengar saat Bergas menarik kain hitam yang menyelimuti gambar cover buku tersebut.

Dalam sambutan, ia mengungkapkan, bahwa buku Sang Tandak merupakan buku yang luar biasa. Meski dirinya mengaku belum membaca secara keseluruhan, namun Bergas menilai karya Yit Prayitno itu akan menjadi karya yang terkenang.

“Jika bisa menggambarkan figur dan karakteristik Kudus, ini kan menjadi karya yang terkenang. Kudus memiliki budaya yang berbeda-beda. Saya membayangkan ini buku yang luar biasa,” ungkapnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada penulis, karena sudah membuahkan sebuah karya yang mengangkat tentang Kudus.

Baca juga: Istimewa, Novel Sang Tandak Diluncurkan Bertepatan Ultah Sang Penulis

Ada yang istimewa dalam peluncuran novel Sang Tandak ini. Hari peluncuran bertepatan dengan ulang tahun sang penulis buku, Prayitno. Dalam acara peluncuran, Forum Kalen memberi kejutan dengan membawakan kue ulang tahun ke atas panggung untuk ditiup.

Usai meniup lilin, Prayitno mengaku tak bisa berkata-kata. Dia berterima kasih kepada Forum Kalen, khususnya Djoko Herryanto, Dewan Pembina Forum Kalen.

“Ini skenarionya Pak Djoko. Karena diperintah, ya saya tidak bisa menolak (rayakan ulang rahun). Tapi, terima kasih sudah memberi kejutan. Saya tidak bisa berkata-kata,” tuturnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
141,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER