Harga Mencekik, Disdag dan Bulog Droping Beras ke Pasar Tradisional Kudus untuk Stabilkan Harga

BETANEWS.ID, KUDUS – Sudah sebulan harga beras di Kabupaten Kudus melonjak tinggi. Harga beras yang mahal tersebut pun dikeluhkan oleh warga karena dirasa mencekik rakyat kecil. Hal itu pun direspon oleh Dinas Perdagangan Kudus dan Bulog dengan melakukan droping beras ke pasar tradisional di Kota Kretek.

Mandor Gudang Bulog Kabupaten Kudus, Murindin mengatakan, droping beras ke pasar tradisional sebagai upaya untuk menstabilkan harga. Pasalnya, sudah beberapa hari terakhir harga beras di pasar termasuk di Kudus ini dikeluhkan warga karena terlalu mahal.

Baca Juga: Info Cegatan Kudus, 4 Hingga 17 September Bakal Ada Operasi Zebra Candi 2023

-Advertisement-

“Kita melakukan droping beras sejak 1 September 2023. Kita lakukan droping ke pasar tradisional sepekan sekali tiap hari selasa,” ujar Murindin kepada Betanews.id di sela-sela melakukan droping beras ke Pasar Bitingan Kudus, Selasa (5/9/2023).

Murindin mengungkapkan, pedagang pasar tradisional di Kudus yang dapat droping beras ada di dua pasar, yakni Pasar Bitingan dan Pasar Kliwon Kudus. Masing-masing pedagang atau tiap kios mendapatkan alokasi droping beras sebanyak tiga kwintal.

“Total beras yang sudah kami distribusikan untuk menstabilkan harga beras di Kudus ssbanyak 3,9 ton. Beras tersebut kami distribusikan sebanyak 2,4 ton di Pasar Bitingan dan sisanya di Pasar Kliwon Kudus,” bebernya.

Harga beras Bulog tersebut tentunya lebih murah dibanding harga beras kelas medium di pasaran. Pasalnya, beras mediaum di pasaran saat ini mencapai Rp 13 ribu per kilogram. Sementara harga ecer tertinggi (HET) beras dari Bulog hanya Rp 10.900 per kilogram.

“Distribusi beras Bulog di pasar tradisional akan terus dilakukan hingga harga kembali stabil,” imbuhnya.

Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Dinas Perdagangan Kudus Minan Mochtar melalui petugas Pasar Bitingan mengatakan, droping beras sudah dilakukan sejak Agustus dua kali dan awal Bulan September ini sudah ada droping kembali. Hanya memang ada perubahan harga. Jika sebelumnya HET beras dari Bulog Rp 9.450 sekarang sudah Rp 10.900.

“Sebanyak delapan bakul beras di Pasar Bitingan dapat droping beras medium dari Bulog. Semuanya mendapatkan jatah droping sama yakni tiga kwintal,” ujarnya.

Baca Juga: Info Cegatan Kudus, 4 Hingga 17 September Bakal Ada Operasi Zebra Candi 2023

Salah satu bakul beras di Pasar Bitingan Kudus, Aminah menyambut antusias dengan adanya droping beras medium dari Bulog. Ia pun akan menjual beras dari Bulog itu sesuai dengan HET yang ditentukan yakni Rp 10.900.

“Wah gak berani menjual melebihi harga yang ditentukan. Kalau ketahuan nanti tidak diberi jatah droping beras dari Bulog,” ujarnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER