BETANEWS.ID, JEPARA – Pagi itu, Warung Pecel & Bubur Mbak Q-Tun di Pantai Desa Bulak Baru, Kecamatan Kedung, Kabupaten Jepara, terlihat sangat ramai pembeli. Mereka ada yang terlihat antre dan ada pula yang sudah duduk menikmati bubur. Sedang di bagian dapur, semua karyawan terlihat sibuk menyiapkan pesanan.
Saat buka, warung tersebut memang selalu dipadati pembeli. Mereka tak hanya datang dari sekitar warung saja, melainkan dari beberapa kecamatan di Jepara. Apalagi sejak viral, warung tersebut seperti tak pernah menyisakan bangku kosong.

Menurut Pemilik Warung, Kitun, tempat usahanya itu memang baru viral dalam beberapa bulan ini setelah pembukaan Pantai Desa Bulak Baru. Di tempatnya, ia menyediakan bubur bulak yang berisi cenil, ketan hitam, mutiara, bubur sumsum, dan santan.
Baca juga: Modal Rp6 Ribu Sudah Bisa Sarapan Nasi Kuning atau Nasi Uduk Enak di Demak
Bubur bulak Kitun ini terbilang unik karena disajikan di piring tanah liat (gerabah) dengan alas daun pisang. Ia juga menggunakan bahan-bahan alami dan tanpa bahan pengawet, sehingga rasanya sangat disukai oleh banyak orang.
“Untuk harga bubur Rp7 ribu. Sedikit banyak alhamdulillah. Perkiraan (omzetnya) Rp5 jutaan (sehari),” beber Kitun saat ditemui beberapa waktu lalu.
Selain bubur, Kitun juga menyediakan pecel, pindang srani, garang asem, nasi tempong, dan lain-lain. Sedangkan yang jadi favorit pembeli adalah bubur dan pecel. Namun, pembeli hanya bisa menikmati semuanya hanya di Hari Jumat dan Minggu mulai pukul 6.00 hingga 17.00 WIB. Kitun juga menerima pesanan bubur untuk acara apapun.
Penulis: Muhammad Fariz Ardiansyah, Mahasiswa PPL IAIN Kudus
Editor: Ahmad Muhlisin

