BETANEWS.ID, KUDUS – Upacara peringatan Hari Pramuka ke-62 di Kabupaten Kudus diselenggarakan dengan meriah. Ratusan anggota pramuka di seluruh Kota Kretek hadir di Alun-Alun Simpang 7 Kudus untuk ikut dalam upacara dan memeriahkan hari Pramuka.
Usai upacara, terlihat Pramuka Kwartir Ranting Undaan merangkai batang bambu dan tongkat untuk dijadikan jembatana penyeberangan. Di grup lain, ada yang merangkai tongkat menjadi dua gardu pandang yang cukup tinggi.
Baca juga: Perajin Layangan Kudus Panen Raya, Terjual Hingga 1.700 Layangan
Jembatan penyeberangan itu pun kemudian dilewati sepeda motor. Sementara gardu pandang kemudian dipanjat dan digunakan untuk aksi semaphore.
Setelahnya, ada acara menari untuk semua anggota Pramuka. Di acara menari tersebut, tampak Bupati Kudus Hartopo bersama istri larut dalamnya. Dengan dipandu seorang anggota pramuka Kudus, Hartopo dan Mawar terihat luwes dalam menari.
Bupati Kudus Hartopo memuji kekompakan anggota Pramuka yang sukses menghadirkan atraksi menarik dalam Upacara Peringatan Hari Pramuka. Mulai dari tari kolosal ‘Gumregah Jawa Tengah’, pionering menara pandang dan jembatan pandang, Senam Pramuka massal, dan formasi angka 62.
“Seluruh anggota Pramuka sangat kompak dan harmonis. Semoga ke depan keharmonisan dan kekompakan itu terus dijaga,” ujar Hartopo kepada Betanews.id, Senin (14/8/2023).
Menurutnya, Anggota Praja Muda Karana (Pramuka) telah dilatih untuk menjadi pribadi yang tangguh dan mandiri. Bupati Kudus Hartopo menegaskan, sikap itu perlu diwujudkan dengan proaktif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kader Pramuka juga harus berkontribusi dalam masyarakat untuk membangun lingkungan setempat,” tandasnya.
Meskipun begitu, bupati meminta Pramuka terus berinovasi mengikuti perkembangan teknologi. Sehingga dapat menjawab berbagai tantangan zaman. Dalam hal itu, dukungan sekolah diperlukan untuk mencetak kader Pramuka yang profesional.
“Jangan sampai materi dan program Pramuka monoton. Harus selalu ada inovasi agar kader Pramuka makin profesional,” pesannya.
Baca Juga: Pakai Biogas dari Limbah Tahu, Sri Tak Lagi Beli Elpiji Selama Lima Tahun
Sementara itu, Ketua Kwarcab Kudus Mawar Anggraeni bangga dengan semangat dan keberhasilan adik-adik Pramuka menampilkan persembahan terbaik saat upacara. Pihaknya menuturkan segala kerja keras latihan di tengah panas terik matahari telah terbayar.
“Alhamdulillah adek-adek semangatnya luar biasa. Kemarin latihan sampai jam 2 siang pun semangat dan hari ini acaranya sukses semua,” ujarnya.
Editor: Haikal Rosyada

