31 C
Kudus
Minggu, Februari 15, 2026

Imbas Elpiji Langka, Pendapatan Pedagang Kaki Lima Ini Turun hingga 50 Persen

BETANEWS.ID, KUDUS – Akhir-akhir ini beberapa daerah dihebohkan dengan adanya kelangkaan elpiji tiga kilogram, termasuk di Kabupaten Kudus. Dampak dari kondisi ini membuat pedagang kaki lima terpaksa libur jualan dan merugi.

Menurut salah satu pedagang, Ema, dampak dengan adanya kelangkaan gas elpiji tersebut berimbas kepada penurunan penjualannya hingga menurun sampai 50 persen.

“Sangat mengurangi pendapatan kalau elpiji langka, karena penurunan sampai 50 persen. Sehari biasanya bisa menghasilkan Rp500 ribu, sekarang omzet menurun menjadi Rp250 ribu,” bebernya, Rabu (23/8/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Pelaku UMKM Keluhkan Kelangkaan Elpiji 3 Kg di Kudus

Ema yang berjualan tahu hot di depan UMK itu mengaku sangat kesulitan mencari elpiji. Bahkan, pihaknya sampai libur beberapa hari jika tidak mendapatkan elpiji untuk berjualan.

“Satu minggu biasanya mengambil satu kali atau dua kali, tergantung dari ramai dan sepinya pembeli juga. Kalau memang tidak dapat elpiji ya tidak jualan. Kalau memang tidak dapat biasanya libur, sampai tiga hari dan menunggu elpiji ada lagi,” tuturnya.

Lebih lanjut Ema menuturkan, di saat elpiji langka seperti sekarang ini, harga satu tabung gas elpiji juga berbeda-beda di tempat penjualan. Menurutnya, harga saat ini ada yang masih normal dan ada yang sengaja menaikannya, karena susah didapatkan.

“Untuk harga ada yang masih normal Rp21 ribu, ada juga yang menaikan harga sampai Rp25 ribu per tabung. Sebab elpiji saat ini langka, carinya juga sulit,” katanya.

Baca juga: Pakai Biogas dari Limbah Tahu, Sri Tak Lagi Beli Elpiji Selama Lima Tahun

Pedagang lain, Ali juga merasakan hal sama. Menurutnya, pendapatan dari penjualan papeda yang dijualnya itu juga menurun drastis, semenjak elpiji langka.

“Pendapatan setiap harinya biasanya bisa Rp700 ribu, saat ini hanya Rp300 ribu. Karena elpiji saat ini carinya susah,” keluhnya.

Ia berharap, keadaan kembali normal seperti biasanya dan tidak ada kelangkaan elpiji. Sebab, penghasilan utama Ali hanya sebagai pedagang papeda. “kalau langka tidak bisa makan, karena tidak bisa berjualan,” imbuhnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER