31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Kumpulkan Kepsek se-Jateng, Ganjar Tak Ingin Kasus Pungli SMKN 1 Sale Terulang

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengingatkan ratusan kepala SMA, SMK dan SLB Negeri di Jawa Tengah agar menjaga integritas. Ganjar tak ingin ada lagi temuan pungutan liar (pungli) dalam bentuk apapun seperti yang terjadi di SMKN 1 Sale Rembang..

Ganjar menegaskan ingin mewujudkan akses pendidikan merata di Jateng dan berupaya mewujudkan sekolah gratis. Sehingga, ia meminta untuk tidak ada lagi pungutan dalam bentuk apapun di sekolah, terutama SMA Negeri sederajat yang kewenangannya di bawah pemerintah provinsi.

“Kenapa saya sampaikan, agar kemudian siswa-siswa itu pada saat belajar tidak lagi terbebani apalagi yang tidak mampu. Nah ini saya ingatkan betul kepada mereka,” tegas Ganjar saat menyerahkan Keputusan Pengangkatan Kepala Sekolah dan Pengarahan kepada Kepala SMAN, SMKN dan SLBN, di Balai Pengembangan Pendidikan Khusus, Sendangmulyo, Tembalang, Semarang, Selasa (18/7/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Terbukti Lakukan Pungli, Ganjar Berhentikan Kepala SMKN 1 Sale Rembang

Tak hanya soal pungli, Ganjar juga mengingatkan terkait ideologi, khususnya yang telah mereka tandatangani dalam pakta integritas.

“Semua menandatangani pakta integritas. bahwa dia harus membawa nilai-nilai yang sesuai dengan Pancasila, itu kita tegas. Berikutnya tidak korupsi, maka termasuk pungli di dalamnya kita sampaikan secara terbuka. Kalau tidak pasti saya akan ambil tindakan tegas,” ucapnya.

Ganjar menuturkan, kepala sekolah dan guru punya pekerjaan rumah yang berat. Khususnya dalam mendidik dan meningkatkan sumber daya manusia dalam menghadapi bonus demografi.

Baca juga: Kepala SMKN 1 Sale Lakukan Pungli Berkedok Infak Pembangunan Musala, Sudah Kumpulkan Rp130 Juta

“Saya titipkan pada Bapak Ibu Guru, yuk kita genjot anak-anak agar sekolahnya senang, prestasinya bagus, mereka bisa adaptif dengan perkembangan jaman dan tidak ada pungli

Perlu diketahui, acara itu dihadiri hampir 90 persen atau sekitar 700 kepala sekolah se-Jawa Tengah. Sebanyak 189 di antaranya menerima SK pengangkatan sebagai kepala sekolah. Dan, 62 orang di antaranya merupakan kepala sekolah baru. Mereka berhasil lolos seleksi dari total 440 calon guru penggerak.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER