31 C
Kudus
Kamis, Februari 22, 2024

Dugaan Pelecehan Mahasiswi, BEM KM Unnes Desak Pelaku Segera Disanksi

BETANEWS.ID, SEMARANG – Buntut speak up mahasiswi Universitas Negeri Semarang (Unnes) tentang kasus dugaan pelecehan seksual yang dialaminya, Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM KM) Unnes mendesak pihak kampus untuk segera memproses sanksi akademik terhadap terduga pelaku yang berinisial FAY.

Desakan ini menyusul langkah pelaporan yang dilakukan korban ke Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (PPKS).

Baca Juga: Taman Tegalsari dan Singosari Dipercantik, Pemkot Jadikan Wonderia Wisata Religi

Dilansir dari akun instagram satgasppks_unnes, PPKS Unnes menyatakan telah menerima pelaporan pada 11 Mei 2023. Disebutkan pula bahwa Satgas PPKS Unnes telah melakukan serangkaian upaya penanganan dan memberikan kesimpulan dan rekomendasi kepada pimpinan universitas. Rekomendasi tersebut terkait pemberian sanksi kepada pelaku atas kasus dugaan tindak Kekerasan Seksual (KS).

Ketua Satgas PPKS Unnes, Muhammad Azil Maskur mengatakan, saat ini pihaknya masih menunggu keputusan pimpinan universitas.

“Kami telah menyerahkan rekomendasi pada Kamis kemarin. Respon pimpinan bagus dan segera memproses. Kita tunggu nanti kalau sudah keluar keputusannya, baru kami bisa merilis hasil pemeriksaan terhadap korban dan pelaku,” ungkap Muhammad Azil. 

Seperti yang diceritakan korban melalui akun twitter marjorie @jelchoc, korban mengaku telah mendapat tindak pelecehan oleh FAY yang saat kejadian masih menjabat sebagai Ketua UKM Mahasiswa Pecinta Alam (Mahapala) Unnes. Peristiwa tersebut terjadi pada 2021. Disinyalir pelaku juga telah melakukan perbuatan yang sama terhadap beberapa korban lainnya. 

Baca Juga: Nihil Antraks, Disnakan Kota Semarang Tetap Pantau Hewan Ternak

Menurut Ketua BEM KM Unnes, Fajar Rahmat Sidik, pihaknya telah mendesak Satgas PPKS untuk segera memproses sanksi akademis terhadap pelaku.

“Korban sebelumnya sudah melapor ke satgas. Kemudian kami mendesak agar satgas segera memproses untuk segera bisa dijatuhkan sanksi akademik,” terang Fajar.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
6,574PengikutMengikuti
129,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER