31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Angkutan Darat di Jepara Diminta Terus Berbenah

BETANEWS.ID, JEPARA – Para pelaku usaha yang tergabung dalam Organisasi Angkutan Darat (Organda) yang berfokus dalam bisnis penyedia jasa transportasi angkutan darat di Jepara diminta untuk terus melakukan inovasi dan berbenah agar dapat berkembang. Mengingat saat ini banyak angkutan bus di Jepara yang kondisinya tidak layak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko mengatakan jika organda haruslah bisa mengikuti perkembangan zaman.

Baca Juga: PJ Bupati Jepara Minta KMP Siginjai Segera Layani Pembelian Tiket Online

-Advertisement-

“Jangan jalankan bisnis dengan cara konvensional. Organda bisa berkembang asal terus bersemangat, selalu berinovasi sesuai selera pasar, dan mengikuti perkembangan teknologi,” katanya di depan puluhan anggota Organda, pada Kamis (6/7/2023).

Dengan terus melakukan inovasi jasa transportasi angkutan darat di Jepara akan tetap diminati pasar. Ia mencontohkan para pelaku usaha transportasi darat yang berinovasi dengan menyediakan layanan sleeper bus.

Kemudian ada juga yang melakukan branding dengan mengubah suara klakson kendaraaan menjadi telolet bahkan menjadi viral hingga sentuhan teknologi yang saat ini sedang diminati pasar.

Edy Sujatmiko juga mencontohkan adanya layanan ojek daring yang bisa memiliki jangkauan ke seluruh Indonesia bermodal aplikasi. Sedangkan armada disediakan oleh pengemudi yang menjadi mitranya.

Ia berharap Organda sebagai sebuah organisasi dapat mempelajari sebanyak mungkin teknik penjualan jasa di jalur pemasaran daring atau online.

“Kalau belum mampu, silahkan diskusikan di dalam organisasi agar sentuhan teknologi bisa dimanfaatkan bersama untuk pengembangan usaha,” katanya.

Baca Juga: Jadi Tempat Kenalkan Adat dan Budaya Jepara, Panggung Terbuka Museum Kartini Dipercantik

Sementara terkait dengan jenis usaha konvensional yang saat ini masih dipertahankan, diharapkan untuk terus berbenah sehingga pengelolaan organisasinya dapat berjalan dengan solid.

“Misalnya seperti ojek wisata religi Sunan Kudus. Meski konvensional, dia tidak tergeser ojek daring karena organisasinya solid,” pungkasnya.

Editor: Haikal Rosyada

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER