BETANEWS.ID, PATI – Perkebunan buah naga tampak terhampar luas di perbukitan yang berada di lereng Pegunungan Muria, tepatnya di area Perkebunan PTPN IX Jolong, Desa Sitilihur, Kecamatan Gembong, Pati.
Beberapa orang juga terlihat memetik buah naga yang berada di tempat itu. Buah-buah yang telah terpetik itu, kemudian dimasukkan ke dalam keranjang yang dibawa mereka. Tempat tersebut merupakan Agrowisata Bukit Naga yang menawarkan wisata edukasi hingga pesona alam pegunungan.
Manajer Agrowisata Bukit Naga Jolong, Agung Prasetyo melalui Asisten Tanaman, Hari Wibowo, mengatakan, di lokasi itu wisatawan bisa memetik buah naga secara langsung.
Baca juga: Pati Kini Miliki Museum Batik, di Sini Lokasinya
“Untuk lokasi perkebunan buah naga di sini seluas 16 hektare. Untuk buah naga merah ada 11 hektare dan naga putih ada 5 hektare,” ujar Hari.
Menurutnya, jika wisatawan ingin memetik sendiri buah naga yang ada di tempat tersebut, harga per kilogramnya bervariasi.
“Untuk buah naga putih, per kilogramnya Rp15 ribu untuk kelas A, dan Rp12 ribu untuk kelas B dan kelas C bisa sampai Rp10 ribu,” imbuhnya.
Sedangkan buah naga merah, untuk kelas A per kilogramnya Rp14 ribu, kelas B Rp10 ribu dan Rp7 ribu untuk kelas C. Kemudian, untuk harga tiket masuk tempat wisata itu, menurutnya juga terjangkau, yakni Rp10 ribu.
Baca juga: Liburan Seru Bermain Wahana Air yang Murah di Waterpark Tembalang Asri Demak
“Di sini wisatawan juga diedukasi dan bisa petik buah sendiri. Apakah menginginkan kesegaran buah 100 persen atau 90 persen. Bisa juga buahnya dibawa pulang,” ungkapnya.
Selain buah segar, Agro Wisata Bukit Naga juga menawarkan hidangan berupa olahan buah naga, di antaranya, nasi goreng buah naga, jus, bolu naga, dan lain sebagainya. Kemudian, di area lokasi itu, wisatawan juga bisa menikmati camping ground. Tiketnya juga cukup terjangkau, yakni Rp15 ribu per malamnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

