BETANEWS.ID, DEMAK – Bangunan semi permanen berupa kandang kambing yang berada di Jalan Raya Demak-Bonang, Pertigaan Platar, Kecamatan Bonang, Kabupaten Demak pagi itu nampak masih lengang. Madun pun masih sibuk memberi makan kambing-kambing dagangannya.
Pria asal Mangunjiwan, Demak itu mengaku tak pernah ketinggalan momen saat lebaran kurban. Setiap H-12 Iduladha, ia dan temannya Rosi’in menyewa lahan warga untuk memasarkan kambing di pinggir jalan raya.
Baca Juga: Kosnan, Pandai Besi Kudus, Mulai Menempa Sejak Usia 8 Tahun
“Sudah tujuh tahun, bukanya dari H-12 atau H-15 sebelum lebaran. Tempatnya pindah-pindah, sebelumnya di Mangunjiwan, di sini baru dua tahunan,” katanya pada betanews. Id, Selasa (20/6/2023).
Untung yang menggiurkan adalah alasan utama pria yang kesehariannya menjual sembako di Pasar Gebang menjual kambing untuk hewan kurban. Untuk satu kambing, Madun bisa mendapatkan keuntungan sekitar Rp 200-300 ribu per ekor. Jika dirata-rata, dari 100 kambing ia dapat menghasilkan sekitar Rp 20-30 juta.
Lokasi di pinggir jalan sengaja dipilihnya agar mudah dilihat dan dijangkau oleh warga sekitar wilayah tersebut. Kambing-kambing itu ia dapatkan dari penyetor yang didatangkan secara langsung dari Lumajang dan Madiun Jawa Timur.
“Yang beli orang-orang sini saja. Sudah gratis perawatan dan kirim pas lebaran nanti,” imbuhnya.
Baca Juga: Berangkat Haji dengan Kursi Roda, Markini Bawa Bekal Lauk Srondeng Kesukaanya
Tidak hanya saat Iduladha saja, Madun juga ikut mendapat berkah dari momen-momen menjelang Idul Fitri, ia menjual berbagai kebutuhan pokok di Pasar Gebang.
“Istilahnya aji mumpung, kalau pas ada momen ikut ramai-ramai. Pokoknya tidak mau ketinggalan,” pungkasnya.
Editor: Haikal Rosyada

