BETANEWS.ID, KUDUS – Pimpinan Ranting Muhammadiyah Desa Bae, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus menyembelih 23 hewan kurban pada Iduladha 1444 Hijriyah. 23 hewan kurban itu terdiri dari 14 ekor sapi dan sembilan ekor kambing.
Ketua Ranting Muhammadiyah Bae, Heri Iskandar, mengatakan, penyembelihan hewan kurban akan dilaksanakan dua hari. Rabu (28/6/2023) pihaknya akan menyembelih 11 ekor sapi dan tiga ekor sisanya akan disembelih hari berikutnya.
“Pelaksanaan penyembelihan hewan kurban akan kami lakukan dua hari yang untuk sapi. Sedangkan yang untuk kambing, semua kami potong di hari ini,” ujar Heri.
Baca juga: Seribu Lebih Warga Muhammadiyah Salat Iduladha di Stadion Wergu Wetan Kudus
Heri mengungkapkan, lokasi penyembelihan hewan kurban dilaksanakan di halaman Masjid Baitussallam, Desa Bae. Puluhan hewan kurban tersebut merupakan titipan dari para mudhohi.
“Nantinya, hewan kurban akan kita bagikan kepada warga Muhammadiyah, masyarakat sekitar, wali murid MI Muhammadiyah, TK, dan KB Aisyiyah. Total akan ada sekitar 2 ribu bungkus daging kurban yang dibagikan,” bebernya.
Belasan sapi yang disembelih, ungkapnya, rata-rata memiliki bobot kotor 500 sampai 600 kilogram. Biasanya setelah dipotong akan mendapatkan daging murni antara 150 hingga 180 kilogram per ekornya.
“Untuk pembagiannya kita tidak menggunakan kupon, tapi langsung kita distribusikan ke rumah-rumah warga,” ungkapnya.
Baca juga: Sapi Kurban Presiden Jokowi di Masjid Sheikh Zayed Ini Diklaim Terberat di Solo
Disinggung kenapa hewan yang dikurbankan tidak kerbau tapi sapi, padahal di Kudus hewan kurban selalu identik dengan kerbau, Hari menjawab bahwa itu murni keinginan dari para mudhohi. Pihaknya hanya melaksanakan penyembelihan hewan kurban dan distribusi dagingnya ke warga.
“Selain itu, harga sapi lebih murah. Sementara dagingnya lebih banyak. Oleh sebab itu, banyak mudhohi di sini yang memilih sapi sebagai hewan kurban,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin


oke