31 C
Kudus
Kamis, Februari 12, 2026

Karnaval Seni Budaya Lintas Agama Wujudkan Semarang Kota Toleran

BETANEWS.ID, SEMARANG – Karnaval Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh di Kota Semarang, Minggu (30/4) menjadi momen ikonik. Agenda tersebut kental menggambarkan keberagaman budaya dan agama masyarakat Semarang yang hidup berdampingan dalam bingkai kerukunan.

Karnaval dilepas di halaman Balai Kota Semarang dengan dipimpin langsung Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, Ita. Menurut Ita, kegiatan ini sekaligus memantabkan Kota Semarang sebagai kota yang menjunjung toleransi umat beragama. Ini sebagainana semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang ber-Bhineka Tunggal Ika.

Baca juga: Jangan Lewatkan, Besok Minggu akan Ada Festival Ogoh-ogoh di Kota Semarang

-Advertisement-

“Saya menyaksikan dan mengawal Karnaval Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh untuk memperingati Hari Raya Nyepi dan Hari Ulang Tahun kota Semarang ke-476. Tentu ini merupakan bentuk bagaimana kota Semarang sangat mengedepankan semangat NKRI. Tadi kita sudah melihat, semua masyarakat lintas agama juga ikut men-support, mendukung kegiatan ini,” ujar Ita.

Karnaval Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh sendiri juga termasuk bagian agenda perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Semarang ke-476 yang jatuh pada 2 Mei mendatang. Sementara ogoh-ogoh yang langsung didatangkan dari Bali berkaitan dengan perayaan Hari Raya Nyepi umat Hindu.

Sementara Ita juga menyampaikan, Pemerintah Kota akan melakukan kegiatan kebudayaan dan keberagaman agama semacam ini dengan skala lebih besar. Ita membidik perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang sebagai momentum untuk mengulang gebyar acara serupa. Menurutnya, momen-momen tersebut menjadi simbol kebangkitan negeri setelah dihantam pandemi Covid-19.

Selain itu Ita juga menyampaikan bahwa kegiatan ini bisa menjadi salah satu pendidikan karakter masyarakat, terutama anak-anak. Upaya pelestarian budaya sendiri ini menurutnya dapat membentengi pengaruh budaya luar yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.

Baca juga: Pantau Arus Mudik, Ita Pastikan Pula Ketersediaan Kebutuhan Pokok Masyarakat

Di lain pihak, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia(PHDI) Kota Semarang sekaligus Wakil Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama(FKUB) Kota Semarang, I Nengah Wirta Dharmayana menyampaikan harapannya terkait Karnaval Seni Budaya Lintas Agama dan Pawai Ogoh-ogoh. Ia berharap agenda ini merupakan upaya untuk membangun kerukunan umat beragama dan memantik para pegiat seni Kota Semarang untuk terus berkreativitas.

“Harapannya kegiatan ini dapat membangun kerukunan umat beragama di kota Semarang dan ini juga merupakan ajang untuk memantik para pegiat seni di kota Semarang. Karena Kota Semarang tidak punya ciri khas seni tersendiri. Sehingga dengan kegiatan ini, siapa tahu pegiat-pegiat seni kota Semarang akan bisa menciptakan seni baru yang merupakan khas seni kota Semarang,” tandasnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER