BETANEWS.ID, KUDUS – Pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kudus tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Perbedaan di antaranya pada penilaian bakat dan potensi. Proses penilaiannya dilakukan melalui tayangan video yang dikirim oleh calon peserta.
Hal itu dikatakan oleh Sub Koordinator Promosi Bidang Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kudus, Esti Aristiana Sukmawati, kepada Betanews.id, Jumat (26/5/2023). Dia mengatakan, pada pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kabupaten Kudus, calon peserta memang diminta memenuhi syararat administrasi, yang di antaranya berupa video.
“Jadi penilaian bakat dan potensi tahun ini agak berbeda, para peserta itu tidak menunjukan bakatnya di depan juri langsung. Tapi mereka cukup mengirimkan video, yang kemudian dinilai oleh juri,” beber Esti kepada.
Baca juga: Sepi Peminat, Pendaftaran Duta Wisata Kudus Diperpanjang Hingga 5 Juni
Dengan proses penilaian seperti itu, Esti menilai lebih efektif dan praktis dalam melakukan proses penilaian pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kudus tahun 2023 ini.
Ia menyebut, sampai saat ini jumlah pendaftar yang terdata sebagai peserta pemilihan Mas dan Mbak Duta Wisata Kudus baru ada delapan orang pendaftar. Jumlah tersebut terdiri dari dua calon Mas dan 6 lainnya mendaftar sebagai Mbak.
“Selama ini kami sudah berupaya untuk menyosialisasikan ke sekolah-sekolah dan kampus dan menghimbau kepada kepala sekolah di masing-masing sekolah agar bisa mengirim siswa potensial untuk mendaftar,” ungkapnya.
Baca juga: Disbudpar Kudus Tahun Ini Tiadakan Pemilihan Duta Wisata
Selain dari dinas, Bupati Kudus juga secara resmi mengirimkan surat ke sekolah-sekolah di Kudus agar para siswa ikut mendaftar pemilihan Mbak dan Mas Duta Wisata Kudus.
“Karena surat dari Pak Bupati baru disampaikan 2-3 hari ini, untuk pendaftaran rencana akan dipenjang hingga 5 Juni, supaya bisa mengakomodir dan memberikan waktu bagi peserta yang baru mengetahui ada acara pemilihan Mas-Mbak Duta Wisata Kudus ini,” tuturnya.
Editor: Suwoko

