BETANEWS.ID, DEMAK – Banyaknya lampu penerangan jalan umum (LPJU) di Demak yang mati, sudah sering dikeluhkan oleh masyarakat. Kondisi ini membuat di jalan tersebut rawan kecelakaan dan tindak kriminal.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Perhubungan Kabupaten Demak Sugiharto membeberkan alasan penerangan di Demak tidak segera diatasi. Menurutnya, beberapa jalan memiliki kewenangan masing-masing, sehingga perlu adanya koordinasi antar pemangku kebijakan.
“Untuk penerangan ini memiliki kewenangan masing-masing, untuk jalan pantura masuknya pemerintah pusat, sedangkan jalan kabupaten masuknya dinas perhubungan,” katanya pada betanews.id, Kamis (13/4/2023).
Baca juga: Perbaikan Jalur Pantura Sudah Selesai H-10 Lebaran, tapi Ada yang Tak Bisa Diperbaiki Permanen
Meskipun begitu, Sugiharto membantah pihaknya mengabaikan penangan lampu jalan yang mati. Pihaknya bahkan secara rutin melakukan pemeliharaan dan pengecekan setiap malamnya.
“Untuk pemeliharaan sebenarnya kita tidak menutup fakta di wilayah Demak. Kita sudah mengajukan, untuk perbaikan membutuhkan waktu, ” imbuhnya.
Sugiharto menerangkan, terdapat beberapa faktor rusaknya lampu jalan, seperti pengaruh kondisi cuaca, yang menyebabkan terjadinya pohon tumbang dan menimpa tiang lampu.
“Karena cuaca ekstrem dan hujan angin itu memperparah gangguan lampu jalan umum. Banyak yang kita tangani dari pagi sampai malam,” terangnya.
Tidak hanya itu, lampu jalan yang mati di wilayah Demak juga dikaitkan dengan adanya oknum tangan jahil, sehingga menyebabkan beberapa komponen hilang dan matinya penerangan.
Baca juga: Inilah Titik-Titik Rawan Macet di Demak saat Arus Mudik Lebaran
“Jadi komponen banyak sekali yang hilang. Sudah kita gembok dan kunci, tapi dirusak. Ini juga ada kaitannya dengan kesadaran masyarakat juga, karena yang berpengaruh pada pengendara,” sebutnya.
Sedangkan untuk perbaikan lampu jalan, sementara ini pihaknya melakukan pembenahan di wilayah pantura. Termasuk jalur alternatif untuk mempersiapkan arus mudik lebaran.
“Untuk prioritas kita dahulukan aduan masyarakat, terkait mudik dan lebaran kita prioritaskan jalan pantura atau provinsi. Seperti buyaran sampai Karangawen dan Onggorawe sampai Mranggen. Sekarang pengerjaan ke Karanganyar KM 24,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

