BETANEWS.ID, KUDUS – Jenang Mubarok meningkatkan produksi hingga tiga kali lipat untuk persiapan Lebaran. Jika pada hari biasa produksi dua ton sehari, sejak sebulan sebelum Ramadan, naik menjadi enam ton sehari.
Manajer Marketing Mubarokfood, Muhammad Kirom mengatakan, selain peningkatan produksi, jumlah tenaga kerja juga ditambah. Produk itu akan dipasok ke seluruh toko cabang maupun toko oleh-oleh di Pulau Jawa.
“Momen Lebaran ini spesial, karena produksi jenang bisa meningkat. Hal itu yang kemudian dimanfaatkan para pelaku UKM, terutama Jenang Mubarok yang juga meningkatkan produksinya hingga tiga kali lipat,” beber Kirom saat ditemui di kantornya, Senin (10/4/2023).
Baca juga: Sejarah Berdirinya Jenang Kudus Mubarok, Hingga Menjadi Perusahaan Modern
Ia menuturkan, produknya itu rata-rata pembelinya adalah orang luar daerah atau warga Kudus untuk oleh-oleh yang akan dibawa atau dikirimkan ke daerah lain.
“Intinya kami optimis, permintaan pasar pada tahun ini akan lebih meningkat. Karena tahun ini sudah tidak ada lagi pembatasan bagi pemudik dari Pemerintah. Sehingga mobilitas pembeli akan meningkat,” ungkapnya.
“Hal itu mengacu pada Kudus sebagai jalur mudik jalur pantura, yang dimana para pemudik itu selalu mencari makanan khas daerah,” imbuhnya.
Baca juga: Sudah Gunakan Mesin, Jenang Mubarok Bisa Produksi 2 Ton Jenang Sehari
Salah dua pembeli, Fitrotul Hidayah dan Nanda Aulia mengaku membeli Jenang Mubarok untuk oleh-oleh sanak saudaranya yang ada di Sumatra. Berbelanja di sana, merupakan pangalaman partamanya yang memberi kesan bagus, lantaran banyak persediaan banyak produk khas Kudus yang tersedia.
“Jadi kami tidak kebingungan untuk mencari barang yang sesuai dengan keinginan kita. Karena barang yang tersedia di sini sangat banyak dan pilihannya banyak sekali,” tambahnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

