Hadapi Arus Mudik dan Balik Lebaran 2023, Polres Kudus Kerahkan 600 Personel

BETANEWS.ID, KUDUS – Polres Kudus dan Polda Jateng melaksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Candi 2023, di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus, Senin (17/4/2023). Operasi tersebut menandai dimulainya pengamanan arus mudik dan balik Lebaran tahun 2023. Untuk pengamanan mudik dan balik tahun ini, Polres Kudus menerjunkan 600 personel.

Apel gelar pasukan 2023 ini yang mengangkat tema “Mudik Aman Berkesan”, ini dipimpin Bupati Kudus Hartopo. Apel ini juga dihadiri Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi Susanto dan Dandim 0722/Kudus Letkol Inf Andreas Yudhi Wibowo.

Bupati Kudus Hartopo mengatakan, apel gelar pasukan Operasi Ketupat Candi 2023 digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Apel gelar pasukan merupakan ini untuk pengecekan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi Ketupat tahun 2023.

-Advertisement-

Baca juga: Cek Arus Mudik di Terminal Bawen, Ganjar Dikejar-kejar Orang Manado Mau Minta Foto Bareng

“Kesiapan ini juga merupakan wujud nyata sinergitas Polri dengan stakeholder terkait dalam rangka mengamankan mudik dan perayaan hari raya Idul Fitri 1444 H,” kata Hartopo.

Dia juga menyampaikan, Kementerian Perhubungan Republik Indonesia memperkirakan potensi pergerakan masyarakat akan mengalami peningkatan dari 85,5 juta orang pada tahun 2022 menjadi 123,8 juta orang pada tahun 2023, atau meningkat 44,8 persen.

“Oleh sebab itu Polri bersama stakeholder terkait berkomitmen untuk melaksanakan pengamanan secara lebih optimal melalui operasi terpusat dengan sandi Ketupat 2023, selama 14 hari sejak 18 April hingga 1 Mei 2023. Operasi ini telah diawali dengan KRYD tanggal 10-16 April 2023 dan akan dilanjutkan pasca operasi pada 2 Mei hingga 9 Mei 2023,” ucapnya.

Usai Gelar Pasukan Ops Ketupat Candi 2023, dihadapan awak media, Kapolres Kudus AKBP Dydit Dwi susanto mengatakan, menghadapi arus mudik dan balik Lebaran, Polres Kudus mengerahkan kurang lebih 600 personel gabungan. Selain itu pihaknya juga mendirikan tiga pos.

“Tiga pos itu terdiri dari satu Pos Terpadu yang berada di pusat Kota Kudus atau di Alun-alun Simpang Tujuh Kudus. Kemudian ada Pos Pelayanan di depan Terminal Jati, dan Pos Pengamanan di SPBU Karawang,” rincinya di Pos Terpadu di Alun-alun Kudus.

Baca juga: Bupati Kudus Tak Berani Janji, Jalan Rusak dan LPJU Mati Bisa Diberesi Sebelum Lebaran

Sedangkan untuk jalur rawan kepadatan arus, Dydit menyebut, di antaranya di jalur Kudus-Pati. Pihaknyanya akan mengatisipasi potensi kemacetan yang dimungkinkan terjadi di kawasan tradisi Bulusan, arus lalulintas di tempat itu nantinya akan dipantau dari Pos Pam Karawang Kudus.

Sejumlah jalur alternatif dan pemasangan rambu dari Pati menuju Semarang atau sebaliknya sudah disiapkan apabila terjadi kemacetan.

”Nantinya Pos Pam Karawang memantau arus lalu-lintas. Jika nanti tradisi Bulusan memicu kemacetan pada arus balik Lebaran, akan kami turunkan petugas untuk mengurai kemacetan,” imbuhnya.

Editor: Suwoko

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER