BETANEWS.ID, DEMAK – Menjadi seorang desainer muda di Demak tidak terbayangkan sebelumnya oleh Dewi Luluk Awaliyah (23). Mengingat, saat awal mula berkecimpung di dunia fashion, profesinya sebagai penjahit sering dipandang remeh oleh warga sekitar rumahnya di Jalan Kp Tembiring RT 7 RW 3, Kabupaten Demak.
Wanita lulusan sekolah tata busana itu merintis jasa jahit di rumahnya yang diberi nama Ewilla Sewing tiga tahun lalu. Saat awal-awal itu, kepercayaan dirinya sering naik turun karena karyanya belum dikenal masyarakat luas.
“Saat buat jasa jahit di rumah, masyarakat sini malah banyak yang mencibir. Katanya masih muda kok buka jahitan di rumah gak kerja di luar,” ungkapnya saat ditemui, Jumat (7/4/2023).
Baca juga: Inspirasi Outfit Lebaran dari Koleksi Ewilla Sewing, Siap-Siap Jadi Pusat Perhatian
Berangkat dari cibiran itulah semangat Dewi terlecut untuk menciptakan karya yang lebih menjual. Bermodal tekad dan nekat, kini berbagai penghargaan pameran dan fashion show busana selalu ia dapatkan.
“Alhamdulillah berbagai pameran dan fashion show selalu saya ikuti, seperti di Semarang, Yogyakarta hingga Jakarta. Kemarin dapat sertifikat desainer muda dari pemerintah kabupaten Demak, ” terangnya.
Beberapa busana yang telah ia buat, mulai dari pakaian casual, resmi, dress hijab, hingga kebaya. Dewi mengaku peminatnya tidak hanya dari kalangan lokal tapi juga dari berbagai kota.
“Ciri khas dari Ewilla Sewing itu, fashion berbahan brukat dan payet. Seperti kebaya tapi dimodifikasi, jadi lebih ke custom juga,” jelasnya.
Baca juga: Jualan Ayam Bangkrut Karena Diutang Bakul hingga Puluhan Juta, Agus Bangkit Rintis Gethuk Gembul
Tidak berhenti di situ, kedepannya Dewi berharap bisa menonjolkan fashion di tempat kelahirannya, sehingga tidak kalah dengan beberapa kota tetangga yang sudah maju terlebih dahulu.
“Semoga tambah sukses dan maju untuk fashion Demak Kota Wali. Tidak hanya dress muslimah berhijab, saya juga ingin menciptakan busana yang juga friendly untuk semua kalangan,” pungkasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

