BETANEWS,ID, JEPARA – Penjabat (Pj) Bupati Jepara, Edy Supriyanta melaksanakan kegiatan Safari Jumat di Musala Darussaadah dan Masjid Jami’ Darussalam, Desa Jeruk Wangi, Kecamatan Bangsri, Jumat (10/3/2023). Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Perangkat Daerah, Forkompincam, PMI, BAZNAS dan juga masyarakat.
Dalam sambutannya, Edy Supriyanta mengatakan maksud utama dari kegiatan ini untuk bersilaturahmi dan menyerap aspirasi masyarakat. Dengan begitu, Pemerintah Kabupaten Jepara akan lebih efektif dalam melihat permasalahan yang ada di masyarakat.
“Komunikasi dengan masyarakat harus selalu dibangun, agar setiap permasalahan yang ada bisa diselesaikan secara bersama-sama,” katanya.
Baca juga: 25 Keluarga Linmas Terima Santunan Kematian Rp2 Juta dari Pemkab Jepara
Dalam kesempatan itu, Edy juga mengajak masyarakat terlibat dalam penanganan stunting. Rencananya pada 2023 ini, akan dicanangkan 60 Desa bebas stunting dan 2024 Kabupaten Jepara bebas Stunting.
“Saya mengajak kepada seluruh warga masyarakat untuk menangani stunting. Target kita pada 2024, Jepara bebas stunting,” terangnya.
Selain stunting, jalan rusak di Jepara menjadi perhatian serius Edy Supriyanta. Dia berharap, warga bersabar karena kondisi cuaca yang masih hujan, sehingga harus menunggu cuaca cerah.
“Untuk perbaikan jalan, sudah kita lakukan. Semoga cuaca cerah, mohon bersabar,” ucapnya.
Baca juga: Pj Bupati Jepara Minta ASN Netral di Pemilu 2024, Jangan Sampai Dukung Kontestan Politik
Pada kesempatan tersebut, Edy Supriyanta menyerahkan bantuan hibah secara simbolis kepada Musala Darussaadah sebesar 20 juta dan Masjid Jami’ Darussalam 35 juta. Bantuan juag diberikan kepada masyarakat, yakni berupa tanaman buah dari Dinas Lingkungan Hidup sebanyak 100 bibit terdiri dari 40 bibit durian, 30 bibit sukun, dan 30 bibit jambu air.
Sedangkan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman kepada 6 penerima, 20 paket sembako dari BAZNAS, 2 kursi roda dari PMI, serta peralatan salat.
Editor: Ahmad Muhlisin

