31 C
Kudus
Selasa, Januari 27, 2026

Penghasilannya Pas-Pasan, Guru Ngaji di Jepara Ini Bersyukur Dapat Bantuan Rumah dari Ganjar

BETANEWS.ID, JEPARA – Puluhan anak seusia pelajar SD, tampak antre menunggu giliran mengaji di hadapan Muhammad Mahin (39). Mereka tampak duduk berbaris memanjang ke belakang sesuai urutan kedatangan. Setiap sore, rumah yang berada di Desa Sidigede RT 1 RW 1 Kecamatan Welahan, Jepara itu memang selalu ramai oleh anak-anak yang ingin belajar membaca Alquran.

Muhammad Mahin adalah seorang guru madrasah diniyah di desanya. Pada 2021, ia mendapat bantuan rumah melalui program “Tuku Lemah Oleh Omah” dari Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Rumah yang dibangun menggunakan teknologi Rumah Unggul Sistem Panel Instan (RUSPIN) itu dimanfaatkan Mahin sebagai tempat mengajar membaca Alquran. Bagi dia, pengabdiannya sebagai guru mengaji merupakan bentuk rasa syukur atas bantuan rumah yang diterimanya.

-Advertisement-

Baca juga: Keluarga Bonawi Kini Tak Lagi Gatal dan Batuk Berkat Bantuan Rumah dari Pemprov Jateng

Alhamdulillah saya mendapatkan bantuan rumah dari Pemprov atas program Pak Ganjar. Ya, senang dan alhamdulillah,” ujar Mahin, Kamis (30/3/2023).

Ia bersyukur atas bantuan yang diterimanya itu. Sebab, sejak berkeluarga hidupnya selalu berpindah-pindah tempat tinggal, baik ikut orangtuanya atau mertuanya. Memiliki rumah sendiri memang sudah menjadi impiannya. Namun, persoalan ekonomi menjadi kendala, lantaran ia hanya guru di Madrasah Diniyah dan buruh tani dengan penghasilan pas-pasan.

“Iya, rumah ini untuk mengaji anak-anak. Sekarang ada sekitar 30 anak yang tiap sore mengaji di sini. Alhamdulillah, selain saya tempati bareng keluarga, rumah ini juga bisa buat mengajar mengaji,” terangnya.

Terpisah, Ganjar Pranowo menjelaskan bahwa program Tuku Lemah Oleh Omah menjadi jurus pengentasan kemiskinan di Jawa Tengah. Menurutnya, program ini banyak diminati warga.

Baca juga: Penghasilannya Hanya Rp600 Ribu Sepekan, Untung Terharu Dapat Bantuan Renovasi RTLH

“Ini modelnya menarik karena bank memberi lebih dulu, jadi bank yang membiayai. Jadi masyarakat nanti kredit ke bank. Ini contoh yang masyarakat bisa manfaatkan dan mudah-mudahan semakin banyak masyarakat bisa mendapat rumah yang lebih bagus,” imbuhnya.

Diketahui, dari data Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Provinsi Jateng, program bantuan “Tuku Lemah Oleh Omah” mulai dilaksanakan sejak 2020 lalu. Pada 2020 dibangun sebanyak 200 unit, pada 2021 sebanyak 186 unit, dan pada 2022 didirikan 253 unit. Rencananya pada 2023 akan dibangun 615 unit.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER