31 C
Kudus
Minggu, April 14, 2024

Penghasilannya Hanya Rp600 Ribu Sepekan, Untung Terharu Dapat Bantuan Renovasi RTLH

BETANEWS.ID, WONOGIRI – Untung Supriyadi, warga RT 2 RW 4 Desa Purworejo, Kecamatan/Kabupaten Wonogiri, benar-benar tak mampu menyembunyikan rasa bahagianya. Pria yang kesehariannya bekerja sebagai pekerja bangunan kini tak lagi khawatir rumahnya akan roboh setelah dapat bantuan renovasi rumah tidak layak huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Ia mengenang, dulu rumahnya jelek dan kerap bocor saat hujan. Dari kerangka atap yang telah rapuh di sana-sini sehingga menyebabkan bocor ketika hujan, dinding rumahnya masih dari papan kayu, serta lantainya masih tanah.

“Dulu rumah kalau hujan, air masuk dan kalau cuaca panas jadi panas sekali. Yang saya takutkan kalau roboh, airnya masuk dan kalau hujan, anginnya kencang sekali ya itu yang saya takutkan. Ambruk, mboten (tidak). Namung (cuma) khawatir,” kenang Untung di rumahnya, Rabu (18/1/2023).

Baca juga: Ganjar Akan Bangun 15 Ribu Rumah untuk Warga Miskin di 2023, Setiap Rumah Dapat Rp20 Juta

Rumah Untung kini telah tampak nyaman dihuni. Dindingnya kokoh dengan susunan batako terpasang di sekeliling rumah. Lantai rumah juga telah diplester semen, serta kerangka atap kokoh berdiri di bagian atas. Paduan kayu jati setempat di bagian pintu dan jendela, menambah kekokohan bangunan rumah.

Ia tak pernah membayangkan jika akan mendapatkan bantuan perbaikan rumah dari Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Sebab jika harus mengandalkan upahnya sebagai pekerja bangunan Rp600 ribu per minggu, akan butuh waktu lama.

“Saya berterima kasih sekali kepada Pak Ganjar. Jadi bagus, enggak seperti dulu. Untuk semua atapnya runtuh, sudah dibantu Pak Ganjar. Rumah saya jadi kuat dan kokoh,” kata Untung.

Baca juga: Kisah 2 Warga Miskin di Banyumas yang Akhirnya Punya Rumah Bagus Berkat Ganjar

Di kesempatan lain, menurut Ganjar, ada banyak warga Wonogiri selain Untung yang mendapat bantuan rehab RTLH. Ia berharap, dengan bantuan itu, maka rumah masyarakat menjadi lebih baik dan sehat untuk dihuni.

“Segala daya upaya kami kerahkan, baik dari kabupaten, provinsi hingga pusat untuk menyelesaikan rumah tidak layak huni di Jateng. Namun semua itu belum cukup, butuh kekuatan lain seperti Baznas, CSR atau para filantropi untuk keroyokan, sehingga masyarakat bisa tinggal di rumah yang sehat, layak huni, dan hidup bahagia,” kata Ganjar.

Editor: Ahmad Muhlisin

Ahmad Muhlisin
Ahmad Muhlisinhttps://betanews.id
Jurnalis Beta Media yang sebelumnya telah lama menjadi reporter dan editor di sejumlah media.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

42,000FansSuka
13,322PengikutMengikuti
30,973PengikutMengikuti
135,000PelangganBerlangganan

TERPOPULER