31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Durian Khas Margorejo Kudus yang Punya Rasa Manis-Pahit Ini jadi Incaran Banyak Orang

BETANEWS.ID, KUDUS – Desa Margorejo, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, terkenal punya durian khas yang rasanya manis-pahit. Setiap musimnya, durian ini selalu jadi incaran banyak orang karena tekstur dagingnya padat, tebal, dan lembut saat dimakan.

Salah satu Penjual durian asal Margorejo, Ulin Nuha, mengatakan, pohon durian itu mayoritas tumbuh di Dukuh Pelang. Bahkan, 90 persen warganya punya pohon durian yang dijual secara mandiri.

“Biasanya panennya itu dari bulan November sampai Februari. Tapi tahun ini sepertinya sampai Maret,” katanya pada betanews.id, saat menghadiri acara Sarasehan Tembakau dan Ekonomi Kreatif di Museum Kretek, Sabtu (18/2/2023).

-Advertisement-

Baca juga: Menikmati Durian Tanpa Harus Nunggu Musim di Kawan Baik Durian Store

Selain durian lokal, di dukuh  tersebut juga ada jenis lain, seperti Musang King dan Montong. Dalam sekali panen, kata Ulin, masyarakat bisa menghasilkan puluhan ton durian.

“Jualnya itu ada yang per biji ada juga yang per kilogram, tergantung jenis duriannya. Untuk per kilogram rata-rata Rp100-120 ribu,” beber dia.

Ulin menerangkan, durian dari Desa Margorejo memiliki cita rasa manis dan pahit. Sedangkan dari tekstur daging durian lebih padat, tebal, dan lembut saat dimakan.

Baca juga: Beli Durian di Sini Ada Garansinya, Gak Enak Atau Busuk Bisa Minta Ganti

“Ciri-ciri durian Margorejo itu manis pahit, teksturnya berserat dan lembut. Sedangkan dari segi warna itu kuning, rata-rata konsumen carinya itu,” terangnya.

Meskipun sekelas lokal, peminat durian Desa Margorejo tidak hanya dari kalangan Kudus saja. Ada pula dari luar kota, seperti daerah kerasidenan Pati dan Jakarta.

“Beberapa warga ada yang jual di area jalan pantura dan online, jadi cakupannya sangat luas,” pungkasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER