BETANEWS.ID, KUDUS – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Loekmono Hadi mendapatkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) atas prestasi memberikan pelayanan dan perawatan terbanyak se-Indonesia untuk temuan pasien Demam Berdarah Dengue (DBD).
Plt direktur RSUD Loekmono Hadi Abdul Hakam mengatakan, tahun ini RSUD Kudus berada di nomor enam dengan jumlah pasien mencapai ribun. Pasien itu berasal dari Kudus dan kabupaten di eks Karesidenan Pati. Mengingat, pihaknya punya layanan Intensive Care Unit (ICU) khusus DB.
“Sehingga RSUD Loekmonohadi Kudus pun jadi rujukan rumah sakit daerah sekitar, jika ada pasien yang identifikasinya terkena DB. Sebab, jika harus ke Semarang pasti lebih jauh,” ungkapnya.
Baca juga: RSUD Buka Layanan Poliklinik Gigi Konservatif, Semua Masalah Gigi Bisa Ditangani di Sini
Selain itu, lanjutnya, RSUD Loekmonohadi Kudus akan terus menambah fasilitas layanan, agar para pasien bisa tertangani dengan maksimal. Saat ini pembangunan Instalasi Bedah Sentral (IBS) yang menelan anggaran kurang lebih Rp56,6 miliar juga sudah rampung.
“Pembangunan gedung IBS sudah rampung 100 persen dan siap beroperasi di tahun 2023. Untuk penyempuranaan ruang-ruang ICU yang belum rampung juga akan dilakukan di tahun depan,” bebernya.
Baca juga: RSUD Kudus Sentralkan Pelayanan Pasien Airborne atau Penyakit yang Menular Lewat Udara
Sementara untuk kebutuhan tenaga kesehatan, Hakam mengatakan sudah ada dan siap, meski di tahun depan pihaknya juga akan melakukan penambahan sekitar 20 sampai 25 persen untuk tenaga kesehatan, terurama dokter spesialis.
“Kita targetkan tahun depan RSUD Kudus punya dokter spesialis saraf. Selain itu kita juga akan lakukan penambahan dokter jantung. Sebab, kita ini mempunyai layanan jantung yang sangat representetif di Eks Karesidenan Pati. Kita juga akan menambah dokter rehabilitasi medis, dokter penyakit dalam serta dokter paru-paru,” imbuhnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

