31 C
Kudus
Selasa, Februari 24, 2026

SMPN 39 Kota Semarang Latih Siswa Berwirausaha Lewat Urban Farming

BETANEWS.ID, SEMARANG – SMPN 39 Kota Semarang mempunyai cara unik dalam melatih kewirausahaan pada peserta didik. Yaitu lewat kegiatan urban farming.

Lewat progam tersebut, peserta didik diajarkan untuk berkebun, kemudian setelah bisa dipanen, hasilnya akan dijual ke orang tua siswa.

Setelah satu kali panen, kebun sayur hidroponik SMPN 39 Kota Semarang akhirnya sudah bisa untuk dipanen kembali. Sehingga saat jam istirahat, mereka mulai memanen sayur, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan jual beli setelah pulang sekolah di lapangan sekolah. Dalam kegiatan ini tak hanya guru dan peserta didik saja yang terlibat tetapi orang tua juga.

-Advertisement-
Beberapa guru juga ikut membeli sayuran kangkung. Foto: Ist.

Baca juga: Wujudkan Penghijauan di Tengah Kota, SMPN 39 Kota Semarang Terapkan Urban Farming

“Kegiatan ini sebagai wujud dari progam kewirausahaan. Jadi siswa kita berikan edukasi cara pembibitan sayuran hingga panen dan penjualan,” jelas Humas SMPN 39 Semarang M Agus Khamid Arif.

Pihaknya menambahkan, siswa mendapatkan edukasi dari awal pembibitan, penanaman, perawatan, panen, cara packing, dan penjualannya.

“Dari pembibitan, penanaman, hingga panen dan menjualnya. Diharapkan anak ini mempunyai jiwa-jiwa kewirausahaan. Mereka juga bertanya kapan panen lagi, karena mau beli dan saya bilang nantinya kalian inilah yang akan mengatur dan menjadi wirausaha yang konsen di bidang ini,” katanya.

Panen kedua kali ini menghasilkan berbagai sayuran seperti kangkung, bayam merah, dan cabai, serta lele. Satu ikat kangkung dan bayam merah dijual Rp 3000 dan 1 kilogram lele dijual dengan harga Rp 23.000.

“Yang menjual di sini juga anak-anak. Nanti hasilnya akan digunakan untuk membeli bibit ikan lele, sayuran, serta penyiapan lahan untuk hidroponik,” katanya.

Ia menambahkan, panen kali ini tetap melibatkan orang tua siswa. Selain memberikan edukasi pada peserta didik, juga menjalin silaturahmi dengan wali murid.

Baca juga: Keren! SMPN 39 Semarang Sudah Bebas Plastik Sejak 2018

“Kita jualnya memang setelah PAS selesai. Jadi orang tua yang menjemput anak ini, kita arahkan untuk membeli, antusias mereka juga sangat tinggi. Seperti tadi banyak yang tidak kebagian,” imbuhnya.

Sementara, Kepala SMPN 39 Kota Semarang Agusalim mengatakan, ke depan pihaknya akan memperluas lahan untuk urban farming serta membuat kreativitas ataupun inovasi lain.

“Ke depan diatas kolam lele kita akan buat aquaponik nanti ditanami pakcoy atau sawi sendok. Harapannya kegiatan ini juga bisa membekali siswa untuk berlatih mandiri,” tutupnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER