31 C
Kudus
Sabtu, Desember 3, 2022
BerandaKUDUSRumah Mualaf, Tempat...

Rumah Mualaf, Tempat Belajar Islam Agar Tak Salah Jalan

BETANEWS.ID, KUDUS – Wakil Menteri Agama Indonesia Zainut Tauhid Sa’adi mengukuhkan pengurus Rumah Mualaf yang dipimpin oleh Sodiqun di Gedung Tarbiyah IAIN Kudus, Jumat (18/11/2022). Menurut Sodiqun, Rumah Mualaf akan jadi tempat membimbing warga yang baru masuk Islam agar tak salah jalan. Mengingat, selama ini banyak mualaf yang dibiarkan begitu saja tanpa ada pendampingan dan pembinaan lebih lanjut.

“Dengan adanya Rumah Mualaf ini, mereka bisa dibimbing terkait dengan ajaran-ajaran Islam yang rahmatan lil alamin. Jangan sampai orang yang masuk Islam dibiarkan begitu saja tanpa pendampingan,” ujar Sodiqun.

Meski pengurusnya baru dikukuhkan pada hari ini, lanjutnya, tapi program kerja Rumah Mualaf Kudus sudah dimulai sejak empat tahun lalu. Sedangkan sekretariat Rumah Mualaf sementara ini berada di Jalan Mejobo dan satu gedung dengan kantor MUI Kudus serta Baznas Kudus.

- Ads Banner -

Baca juga: 167 Warga Kudus Putuskan Jadi Mualaf, Faktor Ekonomi dan Cinta Jadi Alasannya

Bupati Kudus HM Hartopo mengapresiasi adanya pengukuhan Rumah Mualaf. Menurutnya, Rumah Mualaf bisa menjadi jalan untuk membimbing orang yang baru memeluk Islam. Terlebih perpindahan agama merupakan hal yang sakral.

“Rumah Mualaf ini sesuatu yang luar biasa. Kami sangat apresiasi karena perpindahan agama itu prosesi yang luar biasa dan sakral,” ujarnya.

Orang nomor satu di Kudus tersebut menambahkan, perlu adanya pendampingan dan pembinaan bagi para mualaf. Meski, membimbing seseorang yang baru masuk Islam tidak lah mudah.

Baca juga: Ratusan Jemaah Calon Haji Kudus Batalkan Keberangkatan, Ada Apa?

“Oleh karenanya, para pengurus yang baru dikukuhkan ini harus melayani dan membimbing para mualaf,” sambungnya.

Zainut Tauhid Sa’adi berpesan perlu adanya kolaborasi untuk menjalankan rumah mualaf, sehingga dapat menjalankan program-program dengan baik. Dia juga meminta para ulama atau MUI bersama-sama untuk menjalankan program-program dengan baik, termasuk upaya membentengi umat dari beberapa hal yang menjadi kewajiban seorang ulama.

“Wajib membentengi umat dari beberapa hal yang tidak baik. Seperti pemikiran sesat dan akhlak yang tidak baik. Selain itu juga membentengi dari paham ekstrem,” tandasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler