167 Warga Kudus Putuskan Jadi Mualaf, Faktor Ekonomi dan Cinta Jadi Alasannya

BETANEWS.ID, KUDUS – Ketua Rumah Mualaf Kudus Sodiqun menyebut sejauh ini 167 warga yang memutuskan jadi mualaf. Ada banyak faktor yang membuat orangtergerak masuk Islam, di antaranya ekonomi dan cinta.

“Paling banyak memang faktor ekonomi. Karena terkendala ekonomi atau usahanya lagi jatuh dan datang ke ustaz kemudian dapat hidayah hingga memutuskan untuk memeluk Islam,” bebernya saat peresmian Rumah Mualaf, Jumat (18/11/2022).

Sedangkan yang faktor cinta, lanjutnya,  ketika non muslim menjalin hubungan dengan orang yang beragama Islam. Karena cinta dan agar bisa dapat restu serta agar bisa menikah, orang tersebut pun memutuskan untuk jadi mualaf.

-Advertisement-

Baca Juga: Ratusan Jemaah Calon Haji Kudus Batalkan Keberangkatan, Ada Apa?

“Nantinya para mualaf itu diberikan pembinaan dan pendampingan lebih lanjut terkait dengan agama Islam,” lanjutnya.

Meski dengan berbagai faktor orang memutuskan untuk jadi mualaf, tapi ia tekankan agar para mualaf itu punya keiklasan ketika memutuskan untuk memeluk agama baru.

“Sebab, kalau orang kurang ikhlas masuk Islam itu nantinya kurang bagus. Namun, ketika orang ikhlas masuk agama Islam maka solusi akan muncul,” tandasnya.

Baca juga: Di Kudus Ternyata Masih Terdapat Ribuan Warga yang Tergolong Miskin Ekstrem

Bupati Kudus HM Hartopo juga mewanti-wanti kepada warganya agar ketika memutuskan jadi mualaf untuk menyelaraskan orientasinya terhadap agama Islam. Ketika orang memutuskan jadi mualaf itu harus iklas.

“Jadi orientasinya harus sama. Bukan orang jadi mualaf itu karena orientasi politik, bisnis atau pun cinta. Meskipun tidak bisa dipungkiri faktor orang jadi mualaf bisa karena faktor tersebut,” ujarnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER