31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Pasien Covid-19 Capai 4.780 Orang, Pemprov Jateng Dapat Peringatan dari Pemerintah Pusat

BETANEWS.ID, SEMARANG – Jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19 di Jawa Tengah tembus 4.780 orang. Dengan adanya lonjakan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sampai dapat peringatan dari Pemerintah Pusat.

Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin Maimoen mengatakan, peringatan itu intinya untuk melakukan upaya pencegahan persebaran Covid-19, meskipun pada minggu-minggu terakhir pihaknya mengklaim Covid-19 sudah mengalami penurunan.

“Kita juga diwarning dari pemerintah pusat mengenai peningkatan Covid-19, meskipun minggu-minggu terakhir saya rasa covid sudah mengalami penurunan,” katanya dalam Rapat Koordinasi Pencegahan Covid-19 yang diadakan Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas II Semarang di Hotel Grand Edge, Selasa (29/11/2022).

-Advertisement-

Baca juga: Kasus Covid-19 di Kota Semarang Kembali Naik

Mengenai persebaran varian Omicron XBB, Gus Yasin belum bisa menyimpulkan berapa pasien di Jateng yang terpapar sub varian baru tersebut.

“Untuk jumlah yang terkena varian XBB saya belum tahu, tapi trendnya di tanggal 27 November kemarin tersebar di 34 kabupaten/kota. Hanya di Rembang yang tidak ada penambahan kasus,” ujarnya.

Ia menyebut, dari 34 kabupaten, Kota Semarang mengalami peningkatan yaitu 23 kasus, lalu Klaten 23 kasus, Surakarta 18 kasus, Banyumas 15 kasus, dan 14 kasus lagi di Cilacap.

Lebih lanjut, Pemprov Jateng mengimbau masyarakat jika ada yang mengalami gejala terindikasi Covid-19 seperti demam diimbau untuk memeriksakannya kepada fasilitas kesehatan terdekat untuk dilakukan deteksi dini dan penanganan.

Baca juga: Covid-19 Varian XBB Masuk Jateng, Anggota DPRD Jateng Minta Masyarakat Ketatkan Prokes Lagi

“Saya mengimbau prokes tetap diterapkan, kalau ada gejala sakit segera melapor, karena kita harus waspada apalagi dengan varian baru yaitu varian XBB,” ujarnya.

Nggak perlu khawatir tetap kita testing dan saya berharap masyarakat juga ikut andil dalam pencegahan Covid-19 ini untuk memeriksanakan dan di deteksi,” tambah Gus Yasin.

Pihaknya melanjutkan, untuk pencegaham lainya,  ia pun mendorong masyarakat untuk ikut terlibat dalam program Jogo Tonggo. Sehingga diharapkan bisa menekan kasus penularan covid-19 mulai tingkat bawah.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER