BETANEWS.ID, KUDUS – Ihwan Maulana (23) siang itu tampak sibuk menggoreng risol di gerobaknya yang berada di depan Masjid Jami’ Baiturrohman, Desa Wates, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus. Meski sibuk menggoreng, ia tampak ramah melayani pembeli yang datang silih berganti.
Keramahan itulah yang jadi senjatanya membesarkan usaha yang baru dirintis pada September 2022 itu. Apalagi, ia merupakan perantauan dari kabupaten Brebes yang punya tujuan memperbaiki ekonomi keluarga.

“Jualan seperti ini karena memang sudah menjadi keinginan saya. Karena wirausahawan menurut saya lebih fleksibel dan kita juga bisa mendapatkan pengalaman lebih dibandingkan bekerja di pabrik maupun perusahaan. Selain itu karena kebutuhan dan ingin perbaiki ekonomi keluarga,” ucapnya saat ditemui, Rabu (16/11/2022).
Baca juga: Orang Undaan Pasti Tahu Penjual Risol yang Bisa Habiskan Seratusan Biji Sehari Ini
Menurutnya, berjualan risol itu lebih nyaman dibandingkan dengan bekerja di perusahaan atau pabrik. Meski dari segi pendapatan juga lebih bagus di perusahaan, tapi ia lebih memilih wirausaha seperti saat ini karena akan dapat pengalaman lebih banyak.
“Sebelum berjualan, saya juga sudah pernah bekerja ikut orang di salah satu pabrik sablon selama setahun. Dan menurut saya pengalaman bekerja di perusahaan hanya itu-itu saja, dan kita tidak bisa tahu lebih. Namun untuk berwirausaha pengalamannya banyak,” terangnya.
Baca juga: Belasan Tahun Jadi Teknisi Listrik dan Terpuruk saat Pandemi, Sobirin Bangkit dengan Jualan Donat
Di lapaknya, ia menjual risol seharga Rp10 ribu dapat tiga biji. Setiap harinya, ia bisa menjual hingga 80 risol kalau sepi dan sampai 100 biji ketika ramai.
“Karena di sekitar sini jarang ada yang jualan risol seperti ini, jadinya ya lumayan ramai. Di samping itu dari segi harga merakyat yaitu Rp10 ribu dapat tiga dan rasanya enak,” tandasnya.
Editor: Ahmad Muhlisin

