31 C
Kudus
Rabu, Februari 11, 2026

Cerita Ganjar Dijauhi Teman-temannya Karena Enggan Berikan Kemudahan Galian C

BETANEWS.ID, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berharap seluruh komponen satu pandangan dalam menangani galian C ilegal. Jika itu terjadi, dirinya yakin tata ruang di daerah lebih baik dan mengurangi risiko bencana termasuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Jalannya rusak, sumber mata air hilang dan bukan tidak mungkin kemarin Wali Kota Solo cerita, wah ini backingnya berat, wah terus kemudian netizen bercerita,” katanya usai acara Seminar Penataan Pertambangan Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) di Jateng dan DIY, di gedung Gradhika Bhakti Pradja, Pemprov Jateng, Senin (28/11/2022).

Dalam kesempatan itu, Ganjar bercerita pengalamannya menindak langsung penambang ilegal. Ia mengaku tidak disukai banyak teman karena meminta mereka mengurus izin galian c.

-Advertisement-

Baca juga: Polisi Diminta Turun Tangan Soal Aktivitas Truk Muatan Galian C yang Overload di Jalur Evakuasi Merapi

Please mau kita atur. Kalau nggak lingkungan ini nanti rusak semuanya dan daerah nggak dapat apa-apa, apalagi kalau sudah ilegal,” tegas Ganjar.

Salah satu upaya penindakan, adalah gagasan Satgas Puser Bumi yang diinisiasi oleh Polda Jawa Tengah. Pada pelaksanaannya, laporan yang masuk sering gagal ditindak karena informasinya bocor.

Untuk itu, Ganjar mengusulkan dibuat satu nomor khusus atau aplikasi pengaduan khusus penambangan ilegal ini. Nantinya, jika laporan masuk dan dipastikan ada, para penambang itu akan diedukasi.

“Tapi kalau itu nggak mau ya kita ambil. Nah kalau penegak hukumnya kemudian berada pada barisan yang terdepan insyaallah akan nyaman, nah kita atur,” ujarnya.

Maka dari itu, Ganjar mengajak seluruh komponen di Jawa Tengah agar tidak menutup mata pada isu galian C ini, sehingga nantinya tak ada cerita sedih di kemudian hari akibat penambangan ilegal.

Baca juga: Temukan Jalan Rusak Akibat Galian C di Purbalingga, Ganjar: ‘Kalau Rusak, Masyarakat yang Dirugikan’

“Jangan kita menangis kelak kemudian hari. Terjadi longsor lah, sumber mata air hilang lah, pendapatan daerah nggak ada dan jalan mesti rusak, mau taruhan berapa dengan saya,” tuturnya.

Jika semua pihak satu suara dan tegas terhadap penambangan ilegal, Ganjar membayangkan tak ada lagi cerita jalan desa yang rusak karena dilintasi truk yang over load dan over dimensi.

“Kemudian pendapatan daerahnya bisa masuk, apalagi dalam konteks perijinan, agar tidak terjadi situasi yang moralnya rusak karena disogok dan ilegal dan kita mendiamkan saja,” tegasnya.

Editor: Ahmad Muhlisin

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER