31 C
Kudus
Senin, Januari 26, 2026

Stok Kosong, Kota Semarang Terima 1.800 Dosis Vaksin Covid-19 dari Pemalang

BETANEWS.ID, SEMARANG – Kota Semarang menerima realokasi vaksin sebanyak 1.800 dosis dari Kabupaten Pemalang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang Abdul Hakam.

Hakam mengungkapkan, pihaknya menerima realokasi vaksin tersebut pada Senin (17/10/2022) dan langsung disebar ke titik tempat layanan vaksinasi di Semarang. Yaitu Puskesmas Pandanaran dan Rumah Dinas Wali Kota Semarang agar langsung bisa digunakan.

Kepala DKK Semarang Abdul Hakam. Foto: Kartika Wulandari.

Baca juga: Stok Vaksin Menipis, Sentra Vaksinasi di Kota Semarang Tutup Sementara

-Advertisement-

“Karena di Semarang stok vaksin kosong, kemarin Senin kita mendapatkan realokasi dari Pemalang. Kemudian langsung jam 7 malem kita sebar ke dua tempat, yaitu di Puskesmas Pandanaran kemudian di Rumah Dinas agar bisa dimanfaatkan malam itu juga,” katanya.

Hakam mengatakan, di antara kabupaten/kota di Jawa Tengah sudah beberapa minggu bahkan bulan tidak melakukan vaksinasi, dan hanya Kota Semarang yang masih terus aktif memberikan pelayanan vaksin pada masyarakat. Meski sudah mendapatkan realokasi vaksin dari Kabupaten Pemalang 1.800 vaksin, ia mengaku stok tersebut hanya bisa bertahan sampai dua hari saja.

“Sehingga dalam beberapa Minggu terakhir ketika stoknya masih banyak, ada beberapa orang dari luar kota, karena seperti kita tahu, syarat untuk melakukan perjalanan menggunakan udara ini kan sangat rinci sekali. Harus dengan booster, mau dua kali vaksin, atau mengandalkan swab PCR atau antigen tidak diterima,” katanya.

Baca juga: Vaksinasi Booster Kedua untuk Nakes di Kota Semarang Baru Capai 55 Persen

Lebih lanjut, pihaknya mengaku sampai saat ini ia masih menunggu adanya distribusi dari pusat. Selain itu, ia juga menunggu adanya produksi vaksin dalam negeri dari Kementerian Kesehatan yang sampai saat ini belum ada informasi lebih lanjut.

“Yang dari Kementrian Kesehatan, memang masih menunggu ada distribusi atau produksi vaksin dalam negeri. Dan sampai detik ini kita belum mendapat kabar kapan vaksin itu akan segera dilaunching atau didistribusikan ke kabupaten/kota di seluruh Indonesia,” tutupnya.

Editor: Kholistiono

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERPOPULER