31 C
Kudus
Selasa, November 29, 2022
BerandaKISAHJenuh 20 Tahun...

Jenuh 20 Tahun Jadi Karyawan, Budi Resign untuk Jual Crepes yang Kini Punya 2 Cabang

BETANEWS.ID, KUDUS – Budi Agung (45) terlihat menuangkan adonan crepes pada wajan/loyang berbentuk datar. Perlahan, ia memutarkan perata segitiga agar adonan crepes menyebar keseluruhan permukaan wajan.

Beberapa saat kemudian, ia menuang toping cokelat, pisang, dan kacang. Setelah matang, ia lantas melipat crepes berbentuk segitiga menggunakan scrap, lalu dibungkus untuk diberikan kepada pelanggan yang menunggu.

Budi saat menunggu pembeli di Outlet Mister Crap miliknya. Foto: Erna Safitri

Di sela-sela aktivitasnya, pria yang akrab dipanggil Budi itu bersedia berbagi cerita terkait usaha yang dirintisnya sejak Mei 2021 lalu. Ia menyebut, ide usaha Crepes Jumbo datang saat jalan-jalan bersama sang istri, lalu tertarik untuk mempelajarinya.

- Ads Banner -

Baca juga: Crepes Jumbo di Mister Crap ini Topingnya Melimpah, Harga Mulai Rp5 Ribu

“Sering jalan-jalan bersama istri ke tempat wisata dan mal, banyak yang jual crepes jumbo yang laris banget. Jadi tertarik untuk bikin usaha yang serupa. Apalagi di Kudus belum banyak,” katanya, Jumat (14/10/2022).

Ia kemudian belajar secara otodidak untuk membuat adonan Crepes yang tepat. Berbekal ilmu dari resep online dan tutorial YouTube, akhirnya ia menemukan adonan yang pas dan teknik yang benar. Sesekali ia juga bertukar informasi dengan temannya yang juga berjualan Crepes.

Awalnya Budi berjualan crepes jumbo dengan menggunakan mobil. Ia membuka lapaknya di tepi jalan dan sesekali keliling ke tempat hiburan atau keramaian. Enam bulan berjalan, ia kemudian menyewa lokasi di depan minimarket.

Pria yang tinggal di Jati, Kudus itu mengaku, crepes merupakan usaha kuliner kedua yang dirintisnya setelah usaha es krim. Sebelumnya terjun ke usaha kuliner, Budi merupakan seorang kepala Cabang di perusahaan pembiayaan. Setelah 20 tahun bekerja, ia merasa jenuh lantas memutuskan resign dan membuat usaha sendiri.

Baca juga: Awalnya Sempat Diremehkan, Septi Buktikan Sukses Jual Kue Seriezh Cookies

Meskipun jalan yang dipilihnya tidak berjalan mulus dan banyak tantangan, kini usaha crepesnya muali berkembang. Ia bahkan memiliki dua cabang outlet yaitu di Bakalan Krapyak dan depan Indomaret Kedungdowo yang dijaganya dan sang istri.

“Penjualan setiap hari tidak menentu, terkadang sepi kadang ramai. Kira-kita ya Rp400 ribu omzet sehari, kalau ramai bisa lebih,” bebernya.

Budi berharap, Outlet crepes bernama Mister Crap itu semakin banyak peminatnya, serta dapat terus berkembang dan membuka cabang di tempat lain atau pun di luar kota.

“Harapannya bisa tambah laris, ya ada rencana ingin buka cabang lain dan kalau bisa ada cabang di luar kota juga,” pungkas bapak tiga anak itu.

Editor: Ahmad Muhlisin

Erna Safitri
Erna Safitri
Erna Safitri adalah reporter Beta News yang bergabung pada 2022. Pernah menempuh pendidikan di IAIN Kudus Jurusan Komunikasi.

LIPSUS 15 - Ketoprak Pati Pantang Mati

LIPUTAN KHUSUS

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

33,301FansSuka
15,628PengikutMengikuti
4,336PengikutMengikuti
97,028PelangganBerlangganan

Berita Terpopuler